Warga geger mendengar ledakan dari salah satu rumah di Jalan Tipar Timur, RT 08 RW 04 Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara pada Rabu (28/9). Bunyi itu berasal dari flashbang milik Brimob.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, flashbang merupakan properti latihan dan diklaim tidak berbahaya.
"flashbang memiliki dua alat safety berupa pin dan cincin. Tidak berbahaya (namun) membutuhkan ahli dalam pengoperasiannya yang fungsinya mengeluarkan suara ledakan, cahaya dan asap putih hanya menimbulkan efek kejut," kata Zulpan dalam keterangan tertulis, Rabu (28/9).
Zulpan menjelaskan, benda itu ditemukan seorang warga bernama Rahmat di alur lokasi pelatihan Brimob di KBN Cakung. Saat itu, flashbang dibawa pulang ke rumah kontrakan di Semper Barat.
"Rahmat hendak menjual ke pedagang asongan," ujar Zulpan.
Advertisement
Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo menyampaikan, flashbang bagian dari properti Brimob yang digunakan saat kegiatan simulasi penahanan teroris di wilayah KBN Cilincing.
"(Latihan simulasi) penanganan teroris dari Senin sampai Rabu, hari ini selesai.
Nah itu ada menggunakan flashbang," ujar dia.
Wibowo menerangkan, saat itu ada salah satu flashbang milik anggota tanpa sadar terjatuh.
"Kan itu benda menempel di personel flashbangnya dan terjatuh karena unsur ketidaksengajaan. SOP disisir ulang dan tidak ada, pasukan balik tapi ternyata ada flashbang yang ditemukan warga," ujar dia.
Wibowo menerangkan, flashbang memiliki daya ledak tapi tidak mematikan. Biasanya, digunakan pada saat latihan simulasi penanganan terorisme.
"Dia hanya mengejutkan saja. Kita buka lempar, ada ledakan tapi tidak mematikan dan diiringi oleh asap dan suara," ujar dia.
Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com