TGUPP DKI Mau Dibubarkan Usai Anies Lengser, Ini Reaksi Wagub Riza

Riza mengatakan, bahwa pembubaran TGUPP memang dapat dilakukan. Sebab keberadaan TGUPP menyesuaikan dengan kebutuhan Gubernur DKI yang menjabat. Apabila TGUPP tak dibutuhkan, maka dapat dibubarkan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
TGUPP DKI Mau Dibubarkan Usai Anies Lengser, Ini Reaksi Wagub Riza
Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi berencana membubarkan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bersamaan dengan habisnya masa jabatan Anies Baswedan. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengaku tidak masalah jika akhirnnya TGUPP ingin dihentikan.

Riza mengatakan, bahwa pembubaran TGUPP memang dapat dilakukan. Sebab keberadaan TGUPP menyesuaikan dengan kebutuhan Gubernur DKI yang menjabat. Apabila TGUPP tak dibutuhkan, maka dapat dibubarkan.

"Ya memang kalau itu kan sesuai dengan ketentuan aturan kan namanya tim TGUPP kan tim untuk melakukan percepatan pembangunan. Ya memang habis, dia juga akan habis masanya," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/9) malam.

Menurut Riza, Pj Gubernur mendatang berhak menentukan apakah ingin dibantu TGUPP selama menjabat atau tidak. Riza menegaskan ada atau tidaknya TGUPP merupakan kewenangan Pj Gubernur pengganti Anies Baswedan.

"Kecuali nanti diserahkan kepada Pj gubernur selanjutnya. Apakah merasa perlu adanya TGUPP atau tidak. Atau melalui cara lain, itu kewenangan Pj gubernur," kata Riza.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan bakal membubarkan TGUPP seiring berakhirnya masa jabatan Anies Baswedan sebagai gubernur.

Prasetio menganggap keberadaan TGUPP saat ini menjadi penyakit di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dia ingin TGUPP bubar bersamaan dengan habisnya masa jabatan Anies pada 16 Oktober 2022 mendatang.

"Kalau TGUPP, otomatis 16 Oktober harus udah hilang. Itulah penyakit DKI," kata Pras di Kementerian Dalam Negeri, Jl Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu 14 September 2022.

Diketahui, usai rapat paripurna pada Selasa 13 September 2022, Prasetio juga mempertanyakan hasil kinerja TGUPP di era kepemimpinan Anies Baswedan. Prasetio bahkan mengungkit gaji yang diterima TGUPP hingga puluhan juta dari APBD setiap bulannya.

Reporter: Winda Nelfira

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi