Anggota DPRD DKI dari Fraksi PKS, Suhud Alynudin meminta Pemprov DKI Jakarta secara ketat mengawasi kegiatan di kawasan Dukuh Atas, Sudirman. Belakangan, kawasan tersebut menjadi pusat kegiatan warga menggelar fashion show dadakan.
"Yang harus dijaga oleh pihak-pihak terkait, terutama Pemda DKI adalah menjaga ada ruang ekspresi ini tidak disusupi unsur-unsur negatif, seperti peredaran narkoba, minuman keras, tawuran dan perilaku LGBT," ujar Suhud, Selasa (26/7).
Akan tetapi, Suhud menekankan, imbauannya kepada Pemprov untuk mengawasi kegiatan di kawasan Dukuh Atas tidak berkonotasi sebagai upaya pembatasan aktivitas warga di lokasi tersebut. Selama kegiatan itu bermuatan positif dan memantik para warga untuk kreatif, maka sudah sepatutnya didukung oleh Pemprov DKI.
"Selama ruang ekspresi ini dimanfaatkan secara positif, Pemda DKI harus mendukung dan mendorongnya agar berdampak baik bagi kemajuan Jakarta," ungkapnya.
Dia juga meminta pihak-pihak yang ingin mengklaim kepemilikan 'Citayam Fashion Week' untuk sadar diri dan tidak serakah. "Biarkan Citayam Fashion Week tetap menjadi milik rakyat untuk mengekspresikan diri," ujar Suhud.
Pernyataan ini disampaikan adanya pihak-pihak yang ingin mengklaim 'Citayam Fashion Week' dengan cara mendaftarkan ke Hak Atas Kepemilikan Intelektual (HAKI).
"Citayam Fashion Week adalah ruang ekspresi rakyat. Biarkan rakyat yang menentukan," lanjut Suhud.
Advertisement
Baim Wong Klaim Citayam Fashion Week
Artis Muhammad Ibrahim atau Baim Wong menjadi sorotan setelah mendaftarkan ajang Citayam Fashion Week ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Merek Citayam Fashion Week itu didaftarkan PT Tiger Wong Entertainment perusahaan bisnis milik Baim Wong.
Baim Wong mengajukan permohonan tersebut sebagaimana tertuang dalam laman website PDKI Kemenkum HAM dengan nomor JID2022052181 pada 20 Juli 2022. Keputusan Baim Wong tersebut menuai kritik pelbagai pihak.
Kritikan itu di antaranya datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni dan Komika Ernest Prakasa. Mereka mengecam aksi perusahaan Baim Wong, PT Tiger Wong tersebut. Dia menilai langkah mendaftarkan Citayam Fashion Week ke PDKI cukup serakah.
Setelah mendapatkan banyak kecaman, Baim Wong akhirnya melepas Citayam Fashion Week. "Saya akan melepas, enggak mau mempertahankan. Kalaupun nanti ada yang bisa saya bantu ketika Citayam Fashion Week apa pun itu PT Tiger Wong Entertainment bantu," ucapnya.