Catat, Buang Sampah Sembarang di Terowongan Kendal Disanksi Menyapu Jalan

Warga yang menghabiskan waktu di Terowongan Kendal dan Dukuh Atas akan diberikan sanksi sosial jika membuang sampah sembarangan.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Catat, Buang Sampah Sembarang di Terowongan Kendal Disanksi Menyapu Jalan
Aktivitas di Terowongan Kendal. ©2022 Merdeka.com

Kumpulan warga di sekitar Terowongan Kendal dan Dukuh Atas menjadi perbincangan tren media sosial saat ini. Kerumunan di lokasi tersebut kemudian berdampak volume sampah.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama Satpol PP menurunkan personel untuk memastikan agar kebersihan di kawasan tersebut tetap terjaga. Warga yang menghabiskan waktu di Terowongan Kendal dan Dukuh Atas akan diberikan sanksi sosial jika membuang sampah sembarangan.

"Untuk semuanya jaga kebersihan Dukuh Atas atau terkena sanksi sosial, nyapu," ujar Humas Dinas Lingkungan Hidup Yogi Ikhwan, Rabu (6/7).

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto memastikan akan menindak warga yang membuang sampah sembarangan di Terowongan Kendal, Jakarta Pusat. Pernyataan ini seiring peningkatan volume sampah di kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Asep mengatakan, sebelum menindak warga, Dinas Lingkungan Hidup bersama Satpol PP terlebih dahulu mengingatkan warga sekitar agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Kita sosialisasikan, kita tegur, kemarin kita juga sudah koordinasi dengan Pak Satpol PP DKI, dan mudah-mudahan sudah bisa ada (petugas di Terowongan Kendal). Awalnya kita mengimbau, tapi nanti akan ada penindakan," ujar Asep di Kawasan Ancol, Selasa (5/7).

Asep menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan terkait peningkatan volume sampah di Terowongan Kendal. Setelah diamati, peningkatan tersebut karena banyak warga menghabiskan waktu di sana dan mengabaikan kebersihan lingkungan.

Dia juga menuturkan, pekan ini Dinas Lingkungan Hidup akan menerjunkan petugas untuk memastikan kawasan Terowongan Kendal tetap bersih.

"Dalam pekan ini, kita coba taruh petugas di sana untuk menyosialisasikan kebersihan. Karena memang ya walaupun tempat kumpul, yang kumpul di sana juga peduli lah, paling enggak buang sampah. Letakkan sampah pada tempatnya, begitu," ujar dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi soal maraknya muda-mudi Citayam yang berkumpul di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, termasuk di Terowongan Kendal yang viral baru-baru ini.

Menurut Riza, hal tersebut disebabkan karena anak-anak dalam masa libur sekolah. Riza menyebut mereka datang ke Jakarta menggunakan layanan kereta untuk sampai ke Dukuh Atas.

"Mereka mungkin mencari rekreasi hiburan, melihat Kota Jakarta yang semakin bersih, semakin menarik, tentu kami mengapresiasi," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (4/7).

Riza menyatakan tidak mempersalahkan hal tersebut. Sebab, bagi dia siapa pun dapat dan diperbolehkan ke Jakarta.

Rekomendasi