Polisi belum dapat memastikan apakah peristiwa yang terjadi di Margo City murni plafon yang ambruk atau sebuah ledakan. Pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Kalau ledakan belum tahu sumbernya. Kalau yang jelas sih plavon runtuh," kata Kapolsek Beji Kompol Agus Khoeron ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/8).
Peristiwa bermula pukul 16.30 WIB. Plafon runtuh sepanjang 20 meter bahkan mengenai tenan yang di bawahnya yang kebetulan kosong.
"Plafon selasar jatuh sekitar 20 meteran lebih," katanya.
Ada beberapa korban yang mengalami luka akibat tertimpa plafon yang ambruk. Mereka sudah dibawa ke rumah sakit.
"Korban luka kan katanya ada 4 tapi masih ditelusuri. Masih di rumah sakit ketimpa gypsum," tambahnya.
Saat ini seluruh instalasi listrik dimatikan demi keselamatan. "Sekarang saya minta instalasi listrik dimatiin semua karena kabelnya banyak," jelasnya.