Masih Proses, Dishub DKI akan Kebut Pengadaan ERP

Menurut Syafrin, nantinya semua pihak yang telah memiliki kualifikasi dipersilakan mendaftar untuk mengikuti proses lelang. Termasuk PT Bali Towerindo Sentra yang sempat menjadi vendor sebelumnya ERP.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Masih Proses, Dishub DKI akan Kebut Pengadaan ERP
mesin electronic road pricing (ERP). ©2019 Liputan6.com/Immanuel Antonius

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan pihaknya saat ini masih terus melakukan finalisasi dokumen lelang electronic road pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar. Sebab kata dia, proses tender untuk pengadaan ERP akan kembali dibuka.

"Iya, tender ulang. Saat ini kami sedang memfinalisasi dokumen, yang nantinya akan dilaksanakan sebagai bahan untuk proses tender," kata Syafrin saat dikonfirmasi, Kamis (29/4).

Menurut Syafrin, nantinya semua pihak yang telah memiliki kualifikasi dipersilakan mendaftar untuk mengikuti proses lelang. Termasuk PT Bali Towerindo Sentra yang sempat menjadi vendor sebelumnya ERP.

"Tentu semua akan sertakan begitu mereka mau mendaftar dipersilakan," jelas Syafrin.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta Pemprov DKI dapat menerapkan electronic road pricing (ERP) atau sistem jalan berbayar di Ibu Kota. Kata dia, penerapan tersebut untuk mengurangi kemacetan yang ada.

"Sementara ini ganjil genap masih perlu, tetapi ERP itu harus. Kalau negara maju kita juga harus punya program yang maju ke depan," kata Prasetio saat dihubungi, Minggu (25/4).

Menurut dia, saat ERP diterapkan di tengah kota akan memberikan efek kepada masyarakat penggunaan kendaran pribadi. Yakni, dengan berbayar masyarakat akan mulai beralih menggunakan transportasi umum seperti halnya Transjakarta ataupun MRT.

"Kalau ERP, mau masuk ke tengah kota, silakan saja masuk. Yang penting bayar, lama-lama orang kan sadar diri, naiklah transportasi umum yang baik," ucap dia.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi