63 Persen 32 RSUD Menangani Covid-19, DKI Sebut Melebihi Angka Ditetapkan Kemenkes

13 dari 32 RSUD milik Jakarta telah ditetapkan hanya untuk menerima pasien Covid-19. Sedangkan sisanya tetap menerima pasien dengan penyakit lainnya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
63 Persen 32 RSUD Menangani Covid-19, DKI Sebut Melebihi Angka Ditetapkan Kemenkes
Ilustrasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengungkapkan sekitar 63 persen pelayanan di 32 RSUD milik Pemprov DKI telah dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Menurut dia, jumlah tersebut telah melebihi angka yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni sebesar 40 persen.

"Sebanyak 32 RSUD itu secara total 63 persen untuk Covid-19. Jadi kami sudah betul-betul merelaksasi jauh sebelum ada instruksi Pak Menteri," kata Widyastuti di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/2).

Dia mengatakan 13 dari 32 RSUD milik Jakarta telah ditetapkan hanya untuk menerima pasien Covid-19. Sedangkan sisanya tetap menerima pasien dengan penyakit lainnya.

Selain itu, saat ini sudah ada penambahan lima rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. Namun begitu, Widyastuti tak menjelaskan lima rumah sakit swasta yang kini ditetapkan sebagai fasilitas rujukan Covid-19.

"Rumah sakit rujukan terus bertambah dari awal delapan unit, kemudian 13 dan 15 sampai sekarang menjadi 106 rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan gedung milik Dinas Pendidikan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur juga direncanakan sebagai lokasi isolasi mandiri untuk wanita hamil.

Kata dia, saat ini pihaknya masih terus mengkaji usulan penggunaan gedung Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (UPT P2KPTK2) tersebut.

"Usulan dari Dinkes yang sedang mengkaji analisa disiapkannya nanti ruang isolasi mandiri khusus wanita hamil yang rencananya nanti di gedung Disdik," kata Riza di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/2).

Sementara itu, dia menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pelaksanaan PPKM Jawa - Bali. "Nanti siang akan ada rapat, Pak presiden akan mimpin rapat terkait penanganan di beberapa daerah prioritas bersama lima gubernur," ujar dia.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi