Nurmansjah Lubis Ungkap Alasan Kekalahannya di DPRD DKI

Nurmansjah enggan berpolemik lebih lanjut mengenai prosesi sebelum ataupun sesudah pemilihan Wagub. Yang jelas, dia menuturkan momen tersebut menjadi keberkahan bagi PKS karena soliditasnya.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Nurmansjah Lubis Ungkap Alasan Kekalahannya di DPRD DKI
Nurmansjah Lubis. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Bekas calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Nurmansjah Lubis mengatakan langkah politik di pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta Senin 6 April lalu merupakan refleksi sikap politik tingkat nasional. Hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter pribadinya @nurmansjahlubis.

Video berdurasi 45 detik itu diunggah Nurmansjah sekitar pukul 23.00 WIB.

"Ya memang DKI unik. Keputusan politik tingkat DKI itu tentunya menjadi perhitungan dari politik nasional, artinya keputusan politik nasional, koalisi nasional, menentukan pilihan di pimpinan daerah Jakarta dalam hal ini pemilihan Wagub," ucap Nurmansjah yang dikutip merdeka.com, Selasa (7/4).

Nurmansjah enggan berpolemik lebih lanjut mengenai prosesi sebelum ataupun sesudah pemilihan Wagub. Yang jelas, dia menuturkan momen tersebut menjadi keberkahan bagi PKS karena soliditasnya.

"Ya mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi PKS yang tetap solid dengan 16 plus kita tetap solid dan kita berharap Jakarta maju kotanya bahagia warganya," ujar Nurmansjah di akhir video.

Seperti diketahui Ahmad Riza Patria terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta hingga 2022. Cawagub yang diusung Fraksi Gerindra itu meraih suara 81 saat pemilihan Wagub oleh DPRD. Dia menang telak dari pemungutan suara di DPRD DKI.

Sementara penantangnya yakni Cawagub yang diusung PKS, Nurmansjah Lubis hanya meraih 17 suara. Sedangkan 2 suara dianggap tidak sah.

Jumlah tersebut sesuai dengan tata tertib DPRD atas pemilihan Wakil Gubernur yang menyatakan pemenang kontestasi ini meraih suara 50 ditambah 1.

Rekomendasi