R alias M, begal yang menembak mati seorang ibu rumah tangga bernama Saripah (34), di Tangerang, Banten pada 4 Juli lalu ditembak polisi. Sebabnya, saat akan ditangkap R melakukan perlawanan bahkan coba merebut senjata polisi.
"Tersangka ini diapit oleh anggota, lalu berusaha ambil senjata (petugas), dia loncat lari ambil senjata lalu kita lakukan tindakan terukur dan jangan sampai membahayakan penyidik juga masyarakat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/7).
Pelaku merupakan joki saat peristiwa pembegalan itu terjadi itu. Selain R, diduga ada satu orang lainnya.
"R peran sebagai joki saat kejadian itu. Tapi kadang-kadang berganti peran sebagai eksekutor maupun joki," kata Argo.
Setiap beraksi, R juga membekali diri dengan membawa sebuah belati. "Bawa belati buat jaga-jaga kalau ada yang menghalau," jelasnya.
Seperti diketahui, peristiwa pembegalan itu sendiri terjadi di Jalan Rasuna, Pekojan, Pinang Kota, Tangerang, Banten, Rabu (4/7) malam. Ketika itu, korban sedang menunggu suami dan anaknya yang sedang membeli pulsa di sebuah toko di atas motor. Tiba-tiba, korban didatangi dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor.
Pelaku diduga ingin menguasai harta benda korban. Namun, terjadi tarik menarik hingga akhirnya kedua pelaku sengaja menembak dan menusuk Saripah dengan senjata tajam di bagian perut hingga meninggal dunia.