Sebanyak 402 anak panah diamankan aparat Polda Metro Jaya saat penertiban lokalisasi Kalijodo, Jakarta Utara. Ratusan anak panah itu didapati petugas dari Kafe Intan milik Daeng Azis, tokoh masyarakat di kawasan itu.Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan menyerahkan temuan 402 anak panah itu ke pihak kepolisian. Ahok sapaan Basuki menduga, banyaknya senjata-senjata di kafe itu mengindikasikan ada oknum yang ingin melakukan perlawanan."Lawan enggak lawan saya enggak tahu itu urusan polisi. Yang jelas ada 400 anak panah itu, buat apa," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (22/2).Meski begitu, Ahok menyebut senjata tajam dan anak panah itu bukan lah milik warga, sebab mayoritas warga telah mengakui lahan yang selama ditempatinya bukan hak mereka.Dugaan Ahok, tertuju pada pengusaha-pengusaha kafe dan preman yang kerap membekingi kawasan itu. Contohnya saja, saat penertiban 2002 silam, polisi juga menemukan anak panah dan senjata tajam kerap digunakan untuk melawan petugas yang hendak menertibkan Kalijodo."Itu kan mau perang-perangan artinya, perang-perangan orang tertentu yang punya kafe. Kalau warga sadar kok mereka salah, daerah itu pernah ditertibkan 2002 dan 2010," tegas mantan Bupati Belitung Timur ini.
Ratusan anak panah ditemukan, Ahok duga Daeng Azis mau ajak perang
402 Anak panah itu ditemukan di Kafe Intan.
Rekomendasi