Pemprov DKI dan PT KAI lanjutkan penataan stasiun di Jakarta

Ahok menginginkan agar penataan stasiun ini dapat dimulai pada awal tahun 2015.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Pemprov DKI dan PT KAI lanjutkan penataan stasiun di Jakarta
Renovasi Stasiun Pasar Senen. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, di Balai Kota DKI Jakarta. Pertemuan ini dilakukan untuk melanjutkan kerja sama untuk penataan stasiun.Edi mengatakan, pembicaraan dengan Ahok mengenai penertiban dan pemberdayaan aset milik KAI yang berada di Jakarta. Rencananya beberapa stasiun akan dirapikan. Tujuannya untuk meningkatkan daya angkut kereta."Penumpang perlu kami tingkatkan. Karena memang kereta api punya target angkut 1,2 juta penumpang. Sekarang ini sudah 700 ribu. Sekarang ini masyarakat sudah mulai beralih ke KRL," kata Edi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/12).Penataan ini termasuk dalam rencana pembangunan yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan (Menhub). Karena sampai saat ini penataan stasiun masih belum selesai."Fokus utama pembenahan Stasiun Tanah Abang, termasuk Gambir. Stasiun Manggarai termasuk pembicaraan mengenai persilangan sebidang, kan ini banyak sekali persilangan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan antara kereta api dengan kendaraan," jelas Edi.Ahok menambahkan, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan kerjasama dengan PT KAI pada saat Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Pertemuan kali ini adalah kelanjutan dari kerja sama tersebut."Kami mau terusin MoU kami kan, bangun Manggarai, kampung bandan semua. Seperti itu. Itu yang kami mau kejar pembersihan lahan-lahan sebidang semua," katanya.Mantan Bupati Belitung Timur ini mengharapkan, kerja sama ini dapat terus berjalan. Dia menginginkan agar penataan stasiun ini dapat dimulai pada awal tahun 2015.

Rekomendasi