Kurang armada, sampah di LPS Pedongkelan 4 hari tak diangkut

Total armada pengangkut sampah di Jakarta Barat saat ini terdapat 159 unit.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Kurang armada, sampah di LPS Pedongkelan 4 hari tak diangkut
Kurang armada, sampah di LPS Pedongkelan 4 hari tak diangkut

Sampah di lokasi pembuangan sementara (LPS) Pedongkelan RW 09 Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat, mulai menumpuk. Menurut Camat Cengkareng, Junaedi, penumpukan itu disebabkan keterlambatan pengangkutan sejak Jumat (21/2) lalu."Itu di LPS RW 09 memang sudah numpuk. Rencananya mau kita kosongin, belum sempat kita kosongin, sudah nambah lagi sampahnya. Sejak Jumat kemarin belum diangkut," kata Junaedi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (24/2).Dia menambahkan, beberapa kendala yang menyebabkan tidak terangkutnya sampah lantaran jumlah armada pengakut yang dimiliki masih terbatas."Kami hanya punya 16 armada. Itu juga untuk mengangkut sampah di beberapa kelurahan. Malah kadang diperbantukan ke Kecamatan lainnya. Saat ini shovel (buldozer) juga masih dalam keadaan rusak," jelasnyaSelain itu, lanjut Junaedi, faktor penghambat lainnya disebabkan karena adanya antrean truk pengangkut di tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Maka dari itu, sampah selalu di LPS Pedongkelan selalu menumpuk."Kemudian jarak yang cukup jauh. Kadang juga macet di jalan. Truk biasanya berangkat sejak subuh jam lima. Satu truk paling kuat satu sampai dua truk dengan tonase 7-12 ton. Akibatnya hanya bisa mengangkut paling separuh dari total sampah kemudian numpuk lagi," ungkapnya.Bahkan diakuinya, akibat keterlambatan tersebut, sampah di beberapa wilayah juga tidak sempat diangkut. Namun, pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan suku dinas kebersihan Jakarta Barat guna mengatasi hal tersebut.Sementara itu, Kasudin Kebersihan Jakarta Barat, Wahyu Pudji Astuti mengatakan, guna mengatasi penumpukan sampah di beberapa lokasi, dalam waktu dekat pihaknya akan menambah puluhan armada pengangkut sampah. Hal itu akandirealisasikan pada akhir Februari ini."Akhir bulan kami mendapatkan 80 unit truk tambahan untuk mengangkut sampah. Itu dinas yang berikan. Setiap wilayah juga dapat. Jakarta Barat dapat 80 unit," ujarnya.Namun, dirinya mengaku jumlah tidak mengetahui berapa anggaran yang digelontorkan dalam pengadaan truk tambahan tersebut. Sebab, itu merupakan kebijakan Dinas Kebersihan."Anggarannya Dinas (kebersihan) yang tahu. Itu diambil dari APBD," ucapnya.Wahyu menambahkan, total armada pengangkut sampah di Jakarta Barat saat ini terdapat 159 unit. Tetapi, dari keseluruhan armada, 40 sampai 50 persen truk sudah berusia tua, sehingga tidak optimal untuk melakukan pengangkutan sampah.Sebagai peremajaan, jelasnya, suku dinas kebersihan Jakarta Barat nantinya juga akan mendapat 15 armada pengangkut yang baru."Jumlah 159 truk sebenarnya sudah cukup. Jadi kurang optimal karena usianya tua. Tapi kami juga bakal dapat 15 truk baru untuk menggantikan truk lama," terangnya.

Rekomendasi