Jokowi ingin Sylviana bina Satpol PP tegas tapi tak kasar

"Membangun persepsi bahwa Satpol PP sudah dengan pola baru, paradigma baru, tegas tetapi tidak kasar," pesan Jokowi.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Jokowi ingin Sylviana bina Satpol PP tegas tapi tak kasar
Satpol PP. ©2012 Merdeka.com

Sekda DKI Jakarta Fadjar Panjaitan telah melantik Sylviana Murni sebagai Pelaksana Harian (Plh) kepala Satpol PP, menggantikan Effendi Anas yang memasuki masa pensiun. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) belum mau membeberkan secara tegas siapa pengganti Effendi Anas sepenuhnya.Jokowi menegaskan kepala satpol PP mendatang harus memiliki kriteria penting. Saat ditanya siapa yang kira-kira pantas untuk jabatan itu, Jokowi mengaku belum mengantongi nama."Ya kandidatnya yang bisa mengorganisasi Satpol. Sehingga bisa membuat negara ini tertib juga ikut membantu polisi dalam hal keamanan kota," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jumat (22/2).Saat ditanya mungkinkan Sylviana secara otomatis menjadi kepala Satpol PP, Jokowi menggelengkan kepala pelan-pelan sembari tersenyum."Endak. Ini hanya pelaksana saja, karena belum dapat yang baru," terangnya.Jokowi memilih Sylviana menjadi Plt Kepala Satpol PP bukan tanpa alasan. "Karena dia kan asisten pemerintahan. Satpol PP kan di bawah kendali asisten pemerintahan," jelas Jokowi.Orang nomor satu DKI Jakarta ini berharap besar wajah Satpol PP untuk ke depannya berubah di tangan Sylviana. Lebih santun, ramah, tegas dan tidak kasar."Siapa pun nanti kepala Satpolnya, memang kita pingin membangun itu. Membangun sebuah persepsi bahwa Satpol PP sudah dengan pola baru, paradigma baru, tegas tetapi tidak kasar," harapnya.

Rekomendasi