PT KAI: 16 Orang Meninggal Terobos Perlintasan di Jabodetabek Sejak Januari-September

Sabtu, 24 September 2022 11:01 Reporter : Ronald
PT KAI: 16 Orang Meninggal Terobos Perlintasan di Jabodetabek Sejak Januari-September Aksi Teatrikal Keselamatan Pengendara di Perlintasan Kereta Api. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat terjadi 143 kecelakaan di jalur kereta api sejak awal Januari hingga pertengahan September 2022. Dari jumlah tersebut, 16 kecelakaan di antaranya menyebabkan korban jiwa lantaran menerobos palang pintu perlintasan kereta api.

Kahumas Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, pelbagai upaya dilakukan oleh KAI untuk mengantisipasi pelanggaran di perlintasan sebidang kereta api tersebut. Eva mengajak seluruh pengendara agar mematuhi peraturan saat melintasi perlintasan sebidang.

Hal itu sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Salah satunya dengan melakukan kampanye keselamatan di perlintasan sebidang kereta api dengan menggandeng Komunitas Pencinta Kereta Api yang dilakukan secara berkala di berbagai lokasi," kata Eva dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/9).

Eva menuturkan, sosialisasi tersebut mengajak pengguna agar mematuhi aturan saat akan melalui perlintasan sebidang kereta api. Pengendara atau penggunaan jalan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu sudah mulai ditutup serta dilarang menerobos atau menaikkan palang perlintasan secara paksa.

"Pengendara juga wajib memastikan kendaraannya dapat melewati perlintasan sebidang dengan selamat" ujar dia.

2 dari 2 halaman

Tutup Perlintasan Liar

Untuk keselamatan bersama, Daop 1 Jakarta juga melakukan penutupan perlintasan liar dengan berkolaborasi bersama Direktorat Keselamatan DJKA, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Dishub.

"Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan upaya membuka perlintasan liar dan menggunakan perlintasan resmi yang ada untuk keselamatan dan keamanan bersama," ujar Eva.

Dalam hal ini, Daop 1 Jakarta juga terus mengedukasi sejumlah aturan yang perlu dipahami bersama untuk mewujudkan keselamatan di perlintasan sebidang, diantaranya UU No. 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian yang mengatur:

- Pasal 124 : Pada perpotongan sebidang (perlintasan) antara jalur KA dan jalan, pemakai jalan WAJIB mendahulukan perjalanan KA.

- Pasal 91 Ayat (1) : Perpotongan antara jalur KA dan jalan dibuat tidak sebidang.

- Pasal 94 Ayat (1) : Untuk keselamatan perjalanan KA dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup.

- Pasal 94 Ayat (2) : Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh pemerintahan atau pemerintah daerah. [gil]

Baca juga:
KAI Daop 2 Jabar Minta Warga Tidak Beraktivitas di Jalur Kereta Api, Ini Alasannya
Tertabrak Kereta Kahuripan, Truk Pupuk Tersangkut di Kolong Lokomotif
Angkot Ringsek Dihantam KRL Bogor, Ini Pemicunya hingga Berhenti di Atas Rel
Menjaga Jalan Nenek Moyang Tetap Dilintasi Warga
Sopir dan Perakit Odong-Odong Maut di Serang Jadi Tersangka
Kasus Odong-Odong Ditabrak Kereta di Serang, Perakit Kendaraan Jadi Tersangka
Detik-detik Kereta Api Melintas Cepat, Aksi Kakek Ini Bikin Jantung Mau Copot

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini