Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PT Jakpro belum berniat jual Pluit Junction

PT Jakpro belum berniat jual Pluit Junction Ilustrasi pembangunan apartemen

Merdeka.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) masih akan mengkaji apakah aset-aset mereka akan dijual atau tidak. Namun demikian, perusahaan pelat merah itu berencana menukar aset-aset yang sudah tidak produktif lagi.

Hal itu dikatakan Dirut PT Jakpro, Budi Karya mengomentari pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa waktu lalu. Sebelumnya Ahok mengatakan, aset milik Jakpro berupa pluit junction akan dijual ke emporium pluit karena dinilai merugi.

Namun Budi memilih lebih dulu mengevaluasi kinerja manajemen pluit junction. "Belum-belum. Jadi kita lagi assessment. Pluit Juction milik kita akan kita assessment. Kita mau evaluasi kinerjanya," ujar Budi di Balaikota Jakarta, Selasa (27/8).

Tetapi untuk aset-aset yang kurang memberikan kontribusi, dia melanjutkan, akan dijual. Misalnya beberapa apartemen yang berada di Pluit. Sebab, harga sewa per tahun terlalu rendah ketika harga properti tersebut meningkat.

"Merugi sih tidak, mungkin kurang produktif ya. Contohnya gini, saya punya apartemen. Apartemen itu harganya Rp 2 Miliar. Saya nyewanya setahun cuma Rp 30 juta kan rugi. Nggak maksimal gitu. Jadi rata-rata apartemen-apartemen itu yang akan kita mau jual," terangnya.

Dia melanjutkan, aset dijual atau tidak itu merupakan pilihan investasi, misalnya aset yang disiapkan itu dijaga terus untuk investasi masa depan, atau sebagai investasi untuk di jual belikan, atau dibangun untuk ditempati.

"Jadi saya pikir tidak ada yang istimewa dalam konteks ini. Dulu mungkin apartemen-apartemen dinilai layak dipertahankan untuk income. Tapi sekarang harga properti naik, mungkin harga properti Rp 500 juta sekarang jadi Rp 2 Miliar. Sementara nilai sewanya tetep Rp 500 juta kan tidak relevan lagi. Makanya lebih baik kita jual apartemen," terangnya.

Beberapa apartemen yang akan dijual itu rata-rata berlokasi di Pluit. Apartemen tersebut berada di 3-4 tempat dengan jumlah 20, 10 hingga 5 unit. "Jadi kalau ada kegiatan-kegiatan yang tidak produktif ya kita tuker dengan aset yang lain. Tapi mengenai apa yang akan kita jual lagi kita kaji," ujarnya. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP