Polisi buru perusak RM Manado di Cempaka Putih, CCTV di sekitar dicek

Rabu, 17 Oktober 2018 21:03 Reporter : Ronald
Polisi buru perusak RM Manado di Cempaka Putih, CCTV di sekitar dicek ilustrasi garis polisi. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Polisi masih memburu pelaku perusakan rumah makan khas Manado di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Selasa (16/10) dini hari. Saat bersamaan ada puluhan motor.

"Yang jelas orang itu kurang lebih ada 50 an motor, kurang lebih nya. Menurut saksi yang diperiksa kurang lebih 50-an motor," kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana saat dikonfirmasi, Rabu (17/10).

Rosiana belum bisa menyimpulkan apakah orang-orang itu yang melakukan perusakan atau tidak. Namun sejumlah saksi sudah diperiksa termasuk CCTV.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, Iptu M Soleh menambahkan pihaknya sudah mendapatkan beberapa CCTV yang ada di lokasi. Sayangnya rekaman CCTV belum membantu pihaknya mengungkap kasus ini.

Dalam rekaman, terlihat ada puluhan orang di sana dengan sepeda motor. Tapi, tidak terlihat siapa yang melakukan penyerangan.

"Kamera CCTV tidak merekam, di rekaman CCTV hanya lewat aja rombongan ini. Ya namanya orang bikin rusuh kaya geng motor gitu. Tidak ada karena saksi juga tidak terlalu melihat," katanya.

"Motifnya belum jelas. Kaya orang berantem saja. (Terduga pelaku diduga) dua orang, tapi belum bisa dipastikan juga karena saksi juga tidak terlalu melihat," ujarnya.

Sebelumnya, restoran masakan khas Manado Abunaken di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, diduga dirusak oleh orang tak dikenal. Kejadian tersebut terjadi Selasa (16/10) sekitar pukul 02.40 WIB.

Berdasarkan informasi yang didapat, para pelaku menggunakan sepeda motor saat merusak rumah makan tersebut. Mereka pun merusak sejumlah perabotan dan juga merusak satu unit mobil yang ada.

"Bukan diserbu, ini kita lagi lidik. Satu rumah saja (yang dirusak)," kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (16/10).

Ternyata, saat menjalankan aksinya, para pelaku sempat ingin membakar restoran tersebut. Namun, hal itu tak jadi dilakukan karena sang pemilik restoran berteriak meminta tolong terhadap warga sekitar.

Akibat dari kejadian itu, korban diduga mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta. Rosiana sampai saat ini belum bisa menjelaskan secara pasti terkait kejadian tersebut, lantaran pihaknya masih melakukan pendalaman yang dibantu jajaran Polres Metro Jakarta Pusat. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Penyerangan
  2. Geng Motor
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini