Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polda Metro: Belum ada komunikasi rencana aksi 313

Polda Metro: Belum ada komunikasi rencana aksi 313 Aksi 212 di depan DPR. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Metro Kombes Merdisyam mengaku belum mendapatkan laporan resmi terkait rencana aksi demonstrasi pada 31 Maret yang akan digelar oleh Forum Umat Islam di Jakarta. FUI menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencopot Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta karena statusnya sebagai terdakwa.

Merdisyam mengatakan, aksi demo memang harus ada koordinasi dengan pihak kepolisian. Namun dia menegaskan, hingga kini belum ada informasi resmi yang masuk kepada Polda Metro terkait rencana demo itu.

"Kalau kita kan harusnya memang ada koordinasi. Maksudnya gini, ada kegiatan kan berarti gunanya pemberitahuan atau izin untuk mengkomunikasikan seperti ini gitu loh. Sampai sekarang belum ada komunikasi. Cuma secara pengajuan kegiatan untuk Polda Metro sampai malam dan saat ini belum terima laporan ya," kata Merdisyam dalam keterangannya, Selasa (28/3).

Polisi baru tahu informasi ada demo dari pemberitaan di media massa. Sehingga, jumlah massa dan pengamanan yang akan dilakukan polisi pun belum dapat dipastikan. Meski demikian, polisi sudah bisa memprediksi massa yang akan hadir nanti.

"Massa aksi, kan harusnya ada pemberitahuan. Sampai saat ini, kapasitas saya ya, pemberitahuan itu menerima. Dan misalnya juga, mereka menyampaikan seperti di media sosial, domainnya itu pada tingkat Mabes (Polri). Kecuali kalau lintas daerah ya, skupnya hanya soal pemberitahuan, karena bisa meminta izin ke level Polres, lalu Polda ada di level Mabes," jelas dia.

Kendati demikian, polisi memastikan bahwa kondisi Jakarta kondusif. "Insya Allah aman ya," tutup Merdisyam.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP