Pilgub DKI, Sandiaga minta kreativitas anak muda di medsos dijaga

Jumat, 30 September 2016 02:00 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sandiaga Uno. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Tensi politik di DKI Jakarta kian memanas seiring makin dekatnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2017. Mengantisipasi adanya penyebaran isu SARA dan black campaign yang bisa mengganggu Pilgub DKI, tim cyber crime Bareskrim Polri secara aktif melakukan pemantauan media sosial.

Menanggapi itu bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra dan PKS, Sandiaga Uno mengapresiasi kepolisian yang memberikan perhatian lebih terhadap jalannya Pilgub DKI Jakarta. Sandiaga berpesan agar jangan sampai kreativitas anak muda di media sosial menjadi mati lantaran hal ini.

"Kita lagi mempelajari, ini sesuatu yang baru, jangan sampai kegiatan yang memecah belah kita masuk di medsos dan akhirnya menimbulkan kerawanan. Tapi di satu pihak juga kita tidak ingin membunuh kreativitas anak muda di medsos, yang jelas kita tetap ke depankan demokrasi yang sejuk," kata Sandi di saat ditemui di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (29/9).

Politikus Partai Gerindra mengimbau masyarakat untuk mengisi konten-konten yang sifatnya positif di media sosial ketimbang yang menyebabkan masalah. Jangan sampai konten-konten di media sosial banyak yang berisi ujaran kebencian.

"Mari kita bangun medsos kita yang memberikan nilai tambah. Jangan i hate you I love you, jangan cuma mengedepankan kalau bukan dukung gua lu bukan temen gua," pungkasnya.

[sho]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.