Perpanjang Masa Jabatan Sekda DKI, Ini Harapan Anies

Minggu, 21 Juli 2019 16:44 Reporter : Merdeka
Perpanjang Masa Jabatan Sekda DKI, Ini Harapan Anies Anies Baswedan resmikan revitalisasi Taman Ismail Marzuki. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Masa jabatan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah telah resmi diperpanjang. Gubernur Anies Baswedan berharap dengan perpanjangan itu Sekda dapat menjalankan tugasnya lebih baik lagi.

"Memang diperpanjang, jadi kita berharap nanti Pak Sekda terus bisa menjalankan tugasnya dengan baik," kata Anies di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (21/7).

Anies meminta Sekda meningkatkan kolaborasi dengan masyarakat. Dengan demikian roda pemerintahan dapat berjalan dengan seimbang. Selain itu, ia menilai sejauh ini kinerja Saefullah sudah baik.

"Sejauh ini beliau juga menjalankan tugasnya dengan baik. Insya Allah roda pelayanan untuk masyarakat, kegiatan kolaborasi dengan masyarakat bisa berjalan terus dengan baik," ucap dia.

Diketahui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menyetujui perpanjangan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. Perpanjangan itu berdasarkan atas rekomendasi dari Anies. Saefullah diangkat menjadi Sekda DKI sejak 11 Juli 2014. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Chaidir, mengatakan surat perpanjangan sudah diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri.

"Bukan pensiun. Masa jabatan Pak Sekda itu sudah lima tahun, tapi diperpanjang kembali," ujar Chaidir saat dihubungi, Rabu (17/7).

Perpanjangan itu dilakukan atas rekomendasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Chaidir menjelaskan, Anies menilai bahwa kinerja Saefullah memuaskan, sehingga masa jabatan akhirnya diperpanjang.

Saefullah nantinya paling lama akan mengemban tugas selama lima tahun lagi. Namun, masa jabatan bisa dihentikan sewaktu-waktu oleh Gubernur DKI.

"Tergantung Pak Gubernur nanti (sampai kapan). Enggak ngunci dia lima tahun," ucapnya.

Chaidir menambahkan, perpanjangan masa jabatan Saefullah tidak melanggar aturan. Sebab, perpanjangan jabatan ini sudah disetujui oleh pihak-pihak terkait. "Pertama sesuai dengan UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 117, bahwa aparatur sipil negara ditegaskan jabatan tingginya hanya bisa diduduki paling lama lima tahun," jelasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini