Penjelasan Makna Logo HUT ke-496 DKI Jakarta
Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta telah mengumumkan desain logo untuk merayakan HUT ke-496 Ibu Kota pada 22 Juni mendatang. Tahun ini, perayaan hari raya Kota Jakarta mengambil tema “Jadi Karya untuk Nusantara”.
“Semarakkan hari raya Kota Jakarta dengan semangat bersinergi. Menyambut transisi dari Ibu Kota Negara menjadi kota global yang nyaman, aman, dan kondusif bagi seluruh warga!” tulis Pemprov DKI Jakarta dalam laman web resminya, dikutip Kamis (18/7).
Pemprov DKI menjelaskan, tema tersebut merupakan pengembangan dari slogan “Sukses Jakarta untuk Indonesia” yang bermakna akan kesiapan Jakarta untuk mengoptimalisasi seluruh sumber daya guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta pemantik kemajuan bagi daerah lain di Indonesia.
Dalam logo tahun ini, unsur warna yang digunakan adalah biru muda, biru tua, hijau, kuning, dan merah.
©2023 Merdeka.com/Istimewa
“Biru muda mewakili pertumbuhan Jakarta menjadi Kota Global, biru tua mewakili komitmen Jakarta dalam memberikan rasa aman bagi warga, hijau mewakili harmoni, sinergi, dan integrasi masyarakat mencapai pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
“Kuning mewakili optimisme dan harapan transformasi Jakarta dari IKN menjadi Kota Bisnis berskala global dan merah mewakili keberanian dan semangat Jakarta menghadapi berbagai tantangan baru di segala sektor,” sambungnya.
Adapun rincian filosofi dari logo HUT tahun ini adalah sebagai berikut.
Angka 496: Melambangkan usia Kota Jakarta di tahun 2023
Bentuk Spiral: Pergerakan, pertumbuhan, dan transformasi kota menuju Kota Bisnis berskala Global.
Kembang Api: Semangat dalam merayakan pembangunan kota yang berkelanjutan.
Manusia: Semangat sinergi seluruh warga menyambut pagelaran Internasional yang melibatkan Jakarta, seperti Keketuaan ASEAN hingga perpindahan Ibu Kota ke IKN Nusantara.
Atap Rumah: Jakarta yang siap menjadi rumah untuk melindungi seluruh warganya tanpa terkecuali.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya