Penjelasan Agus soal reformasi birokrasi dan bekalnya di militer

Jumat, 27 Januari 2017 23:52 Reporter : Anisyah Al Faqir
Penjelasan Agus soal reformasi birokrasi dan bekalnya di militer Debat Pilgub DKI 2017. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Saat bicara pembangunan reformasi birokrasi di debat kedua Pilgub DKI, calon Gubernur nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono secara tegas mengatakan memiliki modal di dunia militer yang bisa dimanfaatkan untuk memimpin birokrasi Pemprov DKI. Agus langsung membantah jika pernyataannya itu dikaitkan dengan sistem militerisme yang akan diterapkan di birokrasi DKI Jakarta.

Agus menjelaskan bahwa militer memiliki sistem yang penuh risiko. Dia besar dan dididik di institusi militer dengan sistem yang tidak main-main. Sebab, jika gagal maka akan berimbas pada gugurnya prajurit. Berbekal itu dia yakin bisa membangun birokrasi yang baik.

"Saya tidak bilang menganut sistem militer tetapi memiliki pengalaman memimpin dalam organisasi yang penuh risiko. Karena itu saya punya keyakinan, berbekal pengalaman itu saya ingin bisa sekali membangun sebuah birokrasi yang kapabel, memiliki kemampuan transparansi akuntabilitas dan responsif terhadap berbagai kebutuhan di lapangan, termasuk adaptif terhadap perubahan yang terjadi di masa kini," jelas Agus usai debat di Hotel Bidakara, Jumat (27/1).

Modal Agus di militer diyakini bisa digunakan untuk membangun birokrasi. Terlebih diperkuat dengan pengalaman calon wakil gubernurnya yakni Sylviana Murni yang notabene birokrat di Pemprov DKI selama berpuluh-puluh tahun.

"Pengalaman Bu Sylvi selama 38 tahun di birokrasi DKI, semua akan kami ramu untuk kami hadirkan sebagai formula yang baik dalam mereformasi birokrasi dan meningkatkan pelayanan publik di Jakarta," katanya.

Usai debat kedua putera sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini semakin yakin mampu mencuri hati warga DKI Jakarta. Proses yang sudah dilaluinya bakal meyakinkan publik ibu kota untuk memilihnya dan Sylviana Murni.

"Semakin meyakinkan publik khusunya warga Jakarta tentang komitmen dan program yang kami tawarkan untuk kemajuan Jakarta."

Suami Annisa Pohan ini optimis memenangkan hati warga Jakarta yang selama ini masih bimbang menentukan pilihan dan dukungan. Gaya kepemimpinan, program serta visi misi yang ditawarkan Agus-Sylvi diyakini bisa diterima warga Jakarta.

"Kami hadirkan demi kemajuan birokrasi Jakarta dan kepemimpinan kami insya allah akan membawa kebaikan untuk seluruh warga Jakarta," tutupnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini