Pemprov DKI Bantah Ada Pemotongan Anggaran Pengendalian Banjir Rp500 Miliar
Merdeka.com - Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI, Dudi Gardesi Asikin mengatakan, tak benar kabar bahwa pihaknya memotong anggaran untuk penanganan banjir sebesar Rp500 miliar.
"Itu kan anggaran tahun depan. Kalau anggaran kemarin, kalau misalnya belum berkontrak jangan berkontrak dulu. Karena anggaran DKI defisit. Tapi kalau yang sudah berjalan, tetap dilanjutkan. Itu selesai. Ke depan ini, enggak ada hubungannya," kata Dudi di Jakarta, Sabtu (4/1).
Dia menegaskan, anggaran dinasnya tersebut mencapai Rp2,7 triliun tahun 2020. Untuk banjir hampir Rp700 miliar.
"Mungkin sekitar Rp700 (miliar)," jelas Dudi.
Dia menuturkan, Rp500 miliar itu adalah uang muka untuk pembangunan sistem air minum di Muara Karang.
"Pembangunan sistem air minum yang dari Jatiluhur ke Muara Karang. Jadi rencananya kita sudah taruh uang muka untuk pembangunan kurang lebih Rp3,3 triliun. Uang muka tahun depan itu Rp500 miliar, tapi melihat perkembangan sedemikian rupa, sehingga tidak mungkin tertarik. Sehingga itu dikurangi untuk dialihkan di 2021," pungkasnya.
Reporter: Putu Merta
Sumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya