Pemilihan Wagub DKI Digelar Tertutup

Minggu, 5 April 2020 19:35 Reporter : Yunita Amalia
Pemilihan Wagub DKI Digelar Tertutup DPRD DKI Jakarta Sahkan Tata Tertib Pemilihan Calon Wakil Gubernur DKI. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Senin 6 April besok dilakukan secara tertutup. Prosesi ini sama seperti pemaparan visi dan misi dua kandidat Cawagub, Jumat (3/4) lalu.

Ketua Panlih, Farazandi Fidiansyah, mengatakan pemilihan yang berlangsung tertutup sebagai bentuk protokol pencegahan penyebaran virus Corona.

"Memang dari awal enggak bisa liputan. Nanti kita sifatnya sama kaya (visi misi) ini kita tertutup steril, ya nanti hasil tappingnya semua dipost di kanal DPRD, kita sebar ke jurnalis," terang Farazandi, Minggu (5/4).

Politikus PAN itu enggan berpolemik mengenai sifat pemilihan yang tertutup. Menurutnya, proses pemilihan dilakukan secara transparan meski tidak bisa disiarkan secara langsung sebagai bentuk publikasi kepada warga Jakarta.

Terlebih lagi, imbuhnya, tidak ada aturan di tata tertib DPRD mengenai teknis pemilihan Wagub DKI, apakah disiarkan langsung atau tidak. Dia mengatakan langkah ini berdasarkan kesepakatan para legislatif.

"Dari Ketua DPRD juga, karena kita sudah berdiskusi dengan Ketua DPRD, tidak ada di tatib memang. Itu sudah aturan kita menyelenggarakan seperti itu," ujar Farazandi.

Surat undangan untuk hajatan pemilihan Wagub DKI telah disebar. Sekretariat DPRD DKI Jakarta telah menerbitkan dan menyebarkan 120 surat undangan rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur pada Senin 6 April.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan, Hadameon Aritonang mengonfirmasi bahwa undangan telah disebar ke para tamu.

"Undangannya sudah (disebar). Sekitar 120 undangan termasuk anggota dewannya," kata Hadameon saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (5/4).

Berdasarkan dokumen yang diterima merdeka.com, surat undangan dengan nomor 315/-071.78 diterbitkan pada Sabtu 4 April. Surat ditujukan kepada Gubernur DKI, Pimpinan dan Anggota DPRD DKI, Sekretaris Daerah, Deputi Gubernur, Asisten Daerah, Inspektur Provinsi, Wali Kota administrasi DKI, dan Bupati administrasi Kepulauan Seribu.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB berisikan tiga rangkaian kegiatan yakni penandatanganan pakta integritas, pemilihan calon Wakil Gubernur DKI, dan penetapan Wakil Gubernur terpilih.

Farazandi sebagai penanggung jawab proses pemilihan juga mengatakan prosesi pemilihan akan dipersingkat. Dari hasil rapat badan musyawarah, batas maksimal pemilihan selama 2 jam.

"Lama maksimal pelaksanaan 2 jam. Jadi kami harus sederhanakan kembali rangkaian tersebut yang awalnya berjam-jam, maksimal 2 jam," kata Farazandi, Kamis (26/3). [lia]

Baca juga:
DPRD Sebar 120 Undangan Pemilihan Wagub DKI Jakarta
Cawagub Nurmansjah Lebih Setuju Pemilihan Wagub Tunggu Kondisi Covid-19 Kondusif
Besok Pemilihan Wagub DKI, Riza Patria Pesan yang Terpilih Harus Dihormati
Digelar Jumat Besok, Penyampaian Visi dan Misi Cawagub DKI Dilakukan Teleconference
Tak akan Ditunda Lagi, Pemilihan Wagub DKI Tetap 6 April
Panitia Pemilih Usulkan Pemilihan Wagub DKI Lewat E-Voting

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini