Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku perampokan ambil semua ponsel korban penyekapan di Pulomas

Pelaku perampokan ambil semua ponsel korban penyekapan di Pulomas perampokan pulo mas. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sebelas orang disekap di dalam kamar mandi di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara no 7A Kayuputih, Jakarta Timur. Enam dari sebelas orang itu ditemukan tewas bahkan sebagian ada bercak darah.

Sedangkan lima orang selamat kini mendapatkan perawatan di RS Kartika Husada, Pulomas, Jakarta Timur. Mereka yang selamat di antaranya adalah pekerja rumah tangga, dan baby sitter.

Yakni, Emi dan Santi yang berprofesi PRT. Sedangkan Fitriani dan Windy adalah baby sitter. Seorang yang selamat lainnya adalah Zanette Kalila Azaria, putri korban.

Khotijah, kakak dari Windi, menceritakan kecurigaannya sebelum kejadian. Khotijah sehari-hari bekerja sebagai PRT di rumah yang berseberangan dengan rumah Dodi.

Sejak Senin dia curiga ponsel Windi tak bisa dihubungi. Dia juga coba menghubungi sopir Dodi tapi tak kunjung diangkat.

"Perasaan saya dari kemarin enggak enak, saya telepon keponakan enggak aktif, Pak yanto juga enggak aktif. Saya telepon Mas Tarso enggak aktif, saya telepon Santi juga enggak aktif," kata Khotijah, saat ditemui, Selasa (27/12).

Dia mengaku sudah bertemu dengan Santi yang tengah dirawat. Menurut pengakuan Santi, pelaku mengambil semua ponsel mereka yang ada di rumah.

"Tadi sih kata Santi telepon diambil semua," jelasnya.

Dia juga sudah melihat kondisi sepupunya, Windi. Menurutnya, Windi sudah siuman tapi ada luka lebam di bagian paha kaki dan tangan.

"Tapi dia belum sempat cerita. Dia jagain anak baru satu bulan," katanya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP