Nasib Pansus Jual Beli Jabatan di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 19 Maret 2019 00:15 Reporter : Fikri Faqih
Nasib Pansus Jual Beli Jabatan di DPRD DKI Jakarta Pengunduran diri Sandiaga Uno. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Komisi A DPRD DKI Jakarta telah menyepakati pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki perombakan pejabat camat dan lurah di Pemprov DKI Jakarta. Kini rencana pembentukan pansus ini berada di tangan pimpinan dewan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, belum ada kelanjutan mengenai rencana pembentukan pansus jual beli jabatan tersebut. Pasalnya, rekomendasi tersebut telah disampaikan kepada Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

"Belum dibentuk. Sekarang rekomendasinya ke pimpinan untuk dibentuk pansus," katanya saat dihubungi merdeka.com, Senin (18/3).

Dia menjelaskan, belum ada penjadwalan mengenai pembahasan rekomendasi pembentukan pansus tersebut.

"Belum ada (agenda), baru sebatas disepakati kemudian nanti diputuskan dalam rapat paripurna," tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak merespon ketika dihubungi merdeka.com.

Sebelumnya, Anies merombak 1.125 pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang terdiri dari 15 pejabat eselon II, 274 pejabat eselon III, dan 836 pejabat eselon IV pada Senin (25/2).

Anies menyampaikan, perombakan 1.125 pejabat itu sebenarnya sudah melalui proses analisis jabatan yang panjang selama beberapa bulan.

Proses analisis jabatan di Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjab) juga dilakukan bertahap. Namun, pelantikannya digelar bersamaan untuk menciptakan suasana baru di banyak satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan unit kerja perangkat daerah (UKPD).

"Saya sengaja lakukan ini sebagai satu proses pelantikan bersama. Ada yang sudah proses Baperjab-nya beberapa bulan yang lalu, tapi saya tidak mau langsung lantik," kata Anies beberapa waktu lalu. [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini