Motor pelat merah sudah lenyap di parkiran Atlantis Gym
Merdeka.com - Saat penggerebekan Atlantis Gym di Kelapa Gading, Jakarta Utara, polisi memasang garis polisi di kendaraan roda dua dan roda empat terparkir di depan lokasi kejadian. Setidaknya terdapat 37 kendaraan roda dua dengan berbagai macam merek dan satu di antaranya motor dinas berpelat merah dengan nomor polisi B 6469 POQ.
Belum genap sepekan setelah penggerebekan, motor dan mobil berada di garis polisi sudah berkurang drastis jumlahnya. Pantauan merdeka.com, kini hanya tersisa 8 buah kendaraan roda dua dan satu mobil kijang berwarna putih tersisa.
Menurut Imam, salah satu karyawan bekerja di ruko terletak di samping Atlantis Gym, beberapa hari lalu ada seorang pria mengenakan jaket hitam dan masker. Mereka mengambil salah satu motor terparkir di depan Atlantis Gym.
"Nah yang lagi pada duduk-duduk di sini pada nyamperin dia, buru-buru orangnya sampe nabrak taksi. Pas orang-orang pergi itu ada lagi yang ngambil motor termasuk yang pelat merah itu juga kagak ada," ujar Imam, Jumat (26/5).
Sayangnya, Imam tidak memperhatikan bagaimana ciri orang mengambil motor berpelat merah tersebut. Imam juga mengatakan bila pemilik Atlantis Gym sudah tidak terlihat lagi setelah peristiwa tersebut.
"Pemilik yang wajahnya sangar, badannya gede, kulitnya coklat itu udah nggak kelihatan lagi," ujarnya.
Kini Atlantis Gym terlihat sepi, garis polisi masih terpasang di beberapa motor masih terparkir di depan ruko. Imam menduga pemilik kendaraan itu adalah orang ditahan polisi. "Ini mungkin yang ditahan itu yak, nggak diambil soalnya," terangnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya