Masih pemulihan, pemeriksaan bocah korban penganiayaan 3 OB ditunda
Merdeka.com - Petugas dari Polsek Tambora, Jakarta Barat, batal memeriksa bocah berinisial I (5), terkait kasus penganiayaan yang dialaminya oleh tiga petugas kebersihan Mal Seasons City. Pemeriksaan batal dilakukan lantaran korban masih menjalani pemulihan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.
"Pihak rumah sakit mengatakan korban belum bisa diperiksa hari ini, karena masih dalam tahap penyembuhan," kata kuasa hukum korban dari LBH Mawar Saron Daniel Sony R Pardede saat ditemui di RSUD Tarakan, Jakarta, Kamis (18/5).
Menurut Daniel, pemeriksaan baru akan dilakukan setelah kondisi korban pulih. Diupayakan minggu ini pemeriksaan sudah dilakukan.
"Katanya seminggu ini seharusnya sudah bisa di periksa," kata Daniel.
Sebelumnya, akibat penganiayaan tersebut tangan bocah I, terancam diamputasi. Sebab, bagian tangan korban mengalami patah tulang usai dianiaya para pelaku. Namun, hingga saat ini keluarga belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut.
"Luka terparah ya bagian tangan itu karena patah. Tapi sampai saat ini kita belum mendapatkan informasi dari pihak Kedokteran ya. Untuk langkah seperti apa kedepannya. Kita juga masih nantikan informasi dari Kedokteran," ujar Kuasa Hukum LBH Mawar Saron Daniel Sony R Pardede saat ditemui di RSUD Tarakan, Jakarta, Kamis (18/5).
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya