Keluhan Warga Sebrangi JPO Tak Beratap ala Anies Baswedan

Rabu, 6 November 2019 12:01 Reporter : Ronald
Keluhan Warga Sebrangi JPO Tak Beratap ala Anies Baswedan JPO Sudirman tanpa atap. ©2019 Liputan6.com/Ditto Radityo

Merdeka.com - Pemprov DKI kembali melakukan revitalisasi tata kota. Kali ini dengan 'memangkas' atap 15 Jembatan Penyebrangan Orang atau JPO atas alasan estetika kota. Revitalisasi tersebut sudah dilakoni melalui Dinas Bina Marga.

Pencopotan atap di belasan JPO praktis mengundang pro dan kontra. Sayang, sebagian warga merasa tak nyaman dengan atap JPO yang kini menganga. Apalagi kalau bukan cuaca. Panas terik bahkan saat ini tengah memasuki musim penghujan membuat pengguna JPO khawatir.

Hal tersebut didapat setelah tim Liputan6.com bersama Merdeka.com coba meminta komentar warga yang tengah menyeberangi JPO tersebut. Hasilnya, mereka mengaku kepanasan dan merasa asing dengan JPO yang beratapkan langit.

"Panas, tak nyaman aja sih," kata Lisye, salah seorang pegawai di Indofood Tower usai melewati JPO Sudirman, Rabu (6/11).

Menurut dia, alasan estetika kota tidak dapat benarkan seluruhnya. Harusnya kenyamanan dan keselamatan menyeberang harus lebih diutamakan ketimbang hal lainnya.

"Keindahan kota bisa juga kan pakai atap seperti yang di Senayan itu kan juga indah," kritik dia.

Selain Lisye, Putra seorang penyeberang yang usai melewati JPO Sudirman juga berkomentar senada. Namun dia berharap apa pun kebijakan dan tujuan diambil dari dicopotnya atap JPO Sudirman diharapkan bisa menjadikan Jakarta lebih baik.

©2019 Merdeka.com

"Kalau merasa lebih panas tentu apalagi pas siang gini nyeberangnya, juga kalau hujan enggak bisa dipakai nyeberang, tapi kalau tujuannya untuk bikin kota lebih indah, ya semoga saja," kata Putra.

Reporter: Muhammad Radityo

1 dari 4 halaman

Koalisi Pejalan Kaki Minta Alternatif Jalan jika Hujan Turun

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus meminta pihak Pemprov DKI Jakarta dapat menjelaskan akses mana saja yang dapat dilalui pejalan kaki seiring dicopot nya atap jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

Dia menyebut saat ini musim hujan sudah mulai tiba. Sehingga JPO tanpa atap pasti dipertanyakan oleh sejumlah pihak.

"Pihak Pemprov DKI bisa jelaskan akses-akses mana yang bisa dijadikan penyeberangan di daerah situ ataukah nanti lewat terowongan," kata Alfred saat dihubungi Liputan6.com.

Dia mencontohkan seperti halnya masyarakat dapat melewati Stasiun MRT bawah tanah terdekat saat musim penghujan.

2 dari 4 halaman

Dalih Kadis Bina Marga Soal Pencopotan Atap JPO

Sebelumnya, atap jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di kawasan Jalan Sudirman dicopot. Terbukanya atap JPO tersebut menurut Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho sudah hampir satu pekan ini.

Hari Nugroho mengatakan, konsep JPO yakni untuk menyeberang orang dari trotoar satu ke trotoar lainnya. Mengingat, kondisi trotoar di Jakarta juga terbuka.

"Kalau hujan otomatis kalau ruang terbuka pasti enggak mungkin nyeberang gitu," ucap dia, Rabu (6/11).

Dia mengatakan, konsep JPO terbuka tersebut untuk memberikan kesan baru kepada orang yang menyeberang. Sebab, pemandangan Jakarta dengan gedung tinggi dan trotoar lebar cukup menarik.

"Jadi orang menyeberang itu bisa punya pengalaman baru lagi pas menyeberang. Enggak hanya nyeberang tapi sambil melihat kiri kanan keindahan Jakarta," katanya.

3 dari 4 halaman

Anies Baswedan Beri Lampu Hijau Pencopotan Atap JPO

Hari Nugroho mengungkap pencopotan atap JPO sudah melalui persetujuan Anies Baswedan si Gubernur DKI Jakarta.

"Sebelumnya sudah mohon arahan gitu Pak Gubernur setuju ya udah jadi konsepnya terbuka," katanya saat dihubungi.

4 dari 4 halaman

Ini 15 JPO Yang akan Beratapkan Langit

15 Jembatan yang akan direvitalisasi tersebut adalah JPO Sugiyono (Masjid Al Abidin), JPO Warung Jati Barat (Pejaten Village), JPO Kyai Caringin (RS Tarakan), JPO Fatmawati (RS Fatmawati), dan JPO Raya Pasar Minggu (FO Tanjung Barat).

Kemudian yakni JPO Lenteng Agung (FO Lenteng Agung-IISIP), JPO Suryopranoto (Petojo Busway), JPO Pos (Pasar Baru), JPO Tubagus Angke (RPTRA Kalijodo), JPO Bintaro Permai (FO Bintaro Permai), JPO KH Mas Mansyur (Muhammadiyah), dan JPO Tubagus Angke (Perdana Kusuma).

Lalu ada JPO Saharjo (Menteng Pulo), JPO Jembatan Dua Raya (Arwana IV) dan Skywalk Halte VelbakStasiun Kebayoran Lama. Selanjutnya kata dia, saat ini pihaknya tengah melakukan revitalisasi di JPO Daan Mogot, Jakarta Barat dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. [rhm]

Baca juga:
Pengamat Desak Dinas Kehutanan DKI Cek Kesehatan Pohon Ketimbang Menebang
Langkah Pemprov DKI Copot Atap JPO Sudirman Dinilai Tidak Tepat
Menjajal JPO Sudirman Tanpa Atap di Siang Hari
Anies Setujui Atap JPO Sudirman Dibuka
Copot Atap JPO Sudirman, Pemprov DKI Ingin Warga Bisa Lihat Pemandangan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini