Jualan di pinggir jalan, pedagang Pasar Senen banting harga
Merdeka.com - Para pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan. Pasca kebakaran, mereka belum memiliki tempat untuk berjualan kembali.
Barang dagangan yang dijual mereka merupakan barang sisa kebakaran. Alhasil, mereka membanting harga barang dagangannya. Harga pakaian bahkan ada yang dijual dengan harga Rp 10.000 per potongnya.
"Banting harga, banting harga, sisa kebakaran," teriak salah satu pedagang sambil mengibas-ngibaskan dagangannya, Rabu (25/1).
Salah satu pedagang, Yestri mengaku pendapatannya menurun drastis semenjak kebakaran. "Ya mau enggak mau (jual murah) karena enggak ada alternatif lain," kata Yestri, di lokasi.
Beruntung, para pelanggan Yestri masih membeli barang padanya. Bahkan ada yang memesan lewat telepon.
"Sehari setelah kebakaran, pelanggan saya yang dari Papua langsung order kemeja banyak," ujar Yestri.
Kini dia dan teman-teman sesama pedagang korban kebakaran sedang mencari tempat berjualan sementara. "Teman-teman saya ada yang sudah pindah ke Bekasi, Cililitan dan lainnya," tuturnya.
Selain itu, ada juga beberapa pedagang yang sudah menyewa kios di Blok 3. Hal itu, menurutnya, dijadikan lahan basah oleh para pemilik kios.
"Sewa di sana (Blok 3) sebulan biasanya Rp 500.000 sekarang harus bayar Rp 5.000.000 per tiga bulan," tandasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya