Hot Issue

Jakarta Direm Darurat

Kamis, 10 September 2020 06:02 Reporter : Henny Rachma Sari
Jakarta Direm Darurat Anies Baswedan Sidak di Restoran Kawasan Jaksel. ©2020 instagram @aniesbaswedan

Merdeka.com - Pemprov DKI menarik rem darurat. Menyusul semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di ibu kota. Kini, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan kembali diterapkan seperti di awal. Bukan PSBB transisi.

Demikian ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam jumpa persnya yang disiarkan secara virtual di Balai Kota, Rabu (9/9).

"Kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu. Bukan lagi masa transisi tapi PSBB awal dulu," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menyatakan keputusan tersebut berdasarkan hasil evaluasi oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 .

Pelaksanaan rem darurat, kata Anies, guna menyelamatkan masyarakat Jakarta. Kebijakan PSBB mulai diberlakukan mulai 14 September 2020.

"Kami sampaikan malam ini sebagai ancang-ancang, mulai Senin 14 September kegiatan perkantoran yang nonesensial diharuskan melaksanakan kegiatan bekerja dari rumah," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Restoran Hanya Boleh Take Away...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini