Ini penjelasan Disparbud terkait prostitusi muncul lagi di Alexis

Selasa, 13 Februari 2018 21:00 Reporter : Syifa Hanifah
Hotel Alexis. ©2017 merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Dinas Pariwisata & Kebudayaan (Disparbud) memberikan penjelaskan terkait polemik prostitusi yang kembali ditemukan di Alexis tepatnya di tempat karaoke 4Play.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tinia Budiati, menjelaskan polemik yang berkembang dimasyarakat terkait ditemukan kembali praktek prostitusi di Alexis tepatnya di karaoke 4Play. Tinia mengatakan saat memanggil Alexis, pihak manajemen Alexis memberikan penjelasannya terkait video investigasi yang dilakukan oleh media nasional.

"Nah sekarang itu manajernya memang mengatakan begini, bahwa dia mengakui ciri-cirinya yang di video itu, ciri-cirinya adalah seperti di ruangan dia. Dia mengaku itu adalah ciri-ciri ruangan itu kalau di video adalah ruangan seperti yang di tempat karaoke dia," jelas Tinia saat dihubungi, Selasa (13/2).

Lanjut Tinia, saat ini pihak Manager Alexis sedangkan mencari bukti kebenaran video tersebut apakah gambar yang diambil merupakan asli atau gambar lama yang kembali ditayangkan. Karena menurut pengakuan dari pihak Alexis video itu tidak disertakan tanggal perekaman.

"Tetapi, mereka sekarang lagi mencari pembuktian bahwa kapan itu dilakukan. Apa baru-baru ini atau itu film lama. Gitu, makanya, karena si Alexis bilang akhir-akhir ini mereka sudah tidak melakukan (praktek prostitusi), tidak ada seperti itu," tutur dia.

Dan untuk membuktikan kebenarannya, Tinia akan melibatkan pihak ahli khusus dibidang IT untuk membuktikan kalau video tersebut benar atau rekayasa.

"Di film itu enggak ada tanggalnya. Saya bilang, apakah ini bisa dilihat di cctv. Nah ini sekarang kan akhirnya kalau panjang gini harus diselidiki dengan tim yang memang profesional, gitu kan," ungkapnya.

"Kalau memang ternyata perempuannya adalah perempuan pendamping musik, itu sebutin. Yang nomor berapa waktu itu dia atau yang ruangan berapa. Kan ketahuan tangal segitu, jam segitu, ruangan anu siapa wanita, apa sih kita sebutnya, pamandu musiknya. Atau kalau dia anu, mereka memang itu betul-betul wanita yang disediakan, sebutin waktu itu. Harusnya gitu," sambungnya.

Terkait Bukti Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang selalu dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Tinia mengatakan itu adalah wewenang Kepolisian. Bukan wewenang pihaknya untuk membuat BAP.

"(BAP) Di polisi lah. Kemudian kalau memang ini menjadi perkara, kita serahkan kepada pihak yang berwajib yaitu Kepolisian. Silakan masing-masing kalau pihak Alexis nggak setuju nanti. Hasil kami pemeriksaan bahwa memang dia (bersalah) orang yang datang ke kantor kami menyatakan ciri-cirinya memang diakui. Ciri-ciri ruangannya. Tetapi untuk mereka (Pihak Alexis) enggak bisa yakin kalau itu kejadian di tempat mereka karena tidak ada tanggalnya," pungkas Tinia. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini