Diteriaki saat Beraksi di Kopaja, Penjambret Tewas Nyebur ke Kali Cengkareng Drain
Merdeka.com - Seorang pemalak ditemukan tewas tenggelam di kawasan Cengkareng Drain, Jakarta Barat, Minggu (22/9) sore. Pelaku yang panik dikejar warga saat beraksi kemudian menyeburkan diri ke Kali Cengkareng Drain.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius mengatakan, kala itu, pelaku hendak memalak dua orang penumpang Kopaja D 88 jurusan Slipi-Kalideres, Sabtu (20/9) malam.
"Korban Junaedi dan Alif Al Anwar dipinta uang lima ratus ribu, dan jam tangan," kata Antonius saat dikonfirmasi.
Antonius mengatakan, korban berteriak meminta pertolongan. Kernet Kopaja mendengar pemintaan itu.
"Kernet menedang pelaku sampai terjatuh dari Kopaja. Kernet juga berteriak jambret ke arah pelaku," ujar dia.
Antonius menuturkan, pelaku panik hingga nekat menyeburkan diri ke kali Cengkareng Drain. Polisi dan Basarnas dibantu warga mencari pelaku. Ternyata, pelaku ditemukan dalam keadaan membiru dan membengkak.
"Sejak malam itu kami melakukan pencarian di sana. Baru saja ditemukan tadi, kondisi sudah meninggal," ucap dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya