Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah Klaster Covid-19, Polisi Imbau Masyarakat Tak Demo

Cegah Klaster Covid-19, Polisi Imbau Masyarakat Tak Demo Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus meminta kepada semua pihak agar mengurungkan niatnya untuk turun ke jalan demi menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker). Menurut dia, hal itu demi mencegah munculnya klaster penyebaran Covid-19 pada massa aksi.

"Kita imbau enggak ke mana-mana jangan turun. Jangan jadi klaster baru," ujar Yusri di Jakarta, Selasa (6/10).

Menurut Yusri, masyarakat juga tak mengharapkan adanya demo tersebut di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Masyarakat juga mengharapkan jangan ada demo-demo, jangan mengganggu kamtibmas, jangan mengganggu arus lalu lintas. Makanya selebaran-selebaran itu janganlah nggak benar itu," tutur dia.

Sebelumnya, personel Polda Metro Jaya mengamankan 18 massa yang diduga akan mengikuti aksi di DPR RI.

"Massa saja. Mereka dapat info mau ada aksi di DPR makanya mereka datang. Sekarang kita lagi amankan kita ambil keterangannya," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Selasa (6/10).

Yusri mengatakan, massa tersebut tengah dimintai keterangannya dan jika sudah selesai akan dipulangkan. "Bukan (massa buruh). Itu anak sekolah ada anak SMA," ucapnya.

Yusri menuturkan, kedatangan mereka dari Semarang lantaran dipicu informasi yang mereka dapat dari media sosial akan adanya keributan di DPR RI.

"Katanya kami dapat di medsos mau ada ribut di DPR, makanya kami datang ke sana. Setelah diamankan nanti kita pulangkan," ujarnya.

Reporter: Yopi MSumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP