Bosan ke mal, yuk belajar sejarah Betawi di perkampungan ini

Sabtu, 24 Oktober 2015 18:31 Reporter : Hana Adi Perdana
Bosan ke mal, yuk belajar sejarah Betawi di perkampungan ini boneka ondel-ondel. ©2013merdeka.com/m. luthfi rahman

Merdeka.com - Memperkenalkan budaya kepada anak sejak dini adalah hal penting yang tidak boleh dilupakan. Sebab, budaya adalah bagian penting yang menjadikan seseorang untuk tidak melupakan lingkungan dan tradisinya.

Itu pula yang dilakukan oleh Syahroni, saat memandu anak-anak berwisata di Perkampungan Budaya Betawi di acara Festival Dongeng Jakarta, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10).

Roni, sapaan akrab Syahroni, memulai tur pengenalan budaya Betawi dengan mengenalkan kuliner khas betawi kerak telor.

"Saya mengenalkan bahannya, alat, kemudian mengajarkan proses pembuatan kerak telor setelah itu dipraktikkan. Selanjutnya mereka kita kenalkan rumah adat betawi. Jenisnya, ornamennya, setelah itu kita muter, mereka kita perkenalkan sejarah perkampungan budaya betawi, mulai kapan ada dan kapan diresmikan, potensi apa aja yang bisa dinikmati dan dipelajari," jelasnya kepada merdeka.com, Sabtu (24/10).

Selain itu Roni juga memperkenalkan Zona Embrio yaitu zona yang merupakan cikal bakal dari perkampungan di Betawi.

"Di sana juga ada rumah contoh adat Betawi pengenalan pohon khas Betawi dan terakhir kita ajak membuat souvenir yaitu ondel-ondel, " Jelasnya.

Roni menuturkan, mengenalkan budaya Betawi terutama pada anak kecil adalah agar mereka tahu bahwa budaya asli Betawi ada di sini.

"Mengenalkan perkampungan dan budaya Betawi sejak kecil. Terutama generasi muda. Karena mereka tinggal di Jakarta mereka banyak belum tau. Tugas kita mengenalkan budaya asli Jakarta," jelasnya.

Dalam kegiatan tur ini, anak-anak yang mengikuti sesi ini nampak antusias dan ceria. Mereka bahkan tak mengeluh saat menembus terik matahari yang begitu menyengat kulit.

Roni berharap kegiatan seperti ini bisa terus ada dan mereka yang sudah diperkenalkan, bisa menceritakannya kembali ke teman bermainnya.

"Harapan saya kegiatan ini bisa terus berlangsung dan kegiatan untuk memperkenalkan budaya lagi. Mereka bisa mengenal dan mengaplikasikan atau mempromokan budaya betawi ke temennya," tutupnya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini