Besok, Anies Baswedan Resmikan Kampung Gembira Gembrong

Minggu, 2 Oktober 2022 09:31 Reporter : Lydia Fransisca
Besok, Anies Baswedan Resmikan Kampung Gembira Gembrong Anies Baswedan di Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki. ©2022 Merdeka.com/Lydia Fransisca

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan meresmikan Kampung Gembira Gembrong di Jalan Basuki Rahmat, RW 01, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur besok. Adapun Kampung Gembira Gembrong diperuntukkan untuk warga RW 01 Pasar Gembrong yang terdampak kebakaran pada Minggu (24/4) lalu.

"Insya Allah, Pak Gubernur akan meresmikan Kampung Gembira Gembrong, Senin pekan depan," kata Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar dikutip Minggu (2/10).

Anwar mengatakan, pengerjaan di lokasi tersisa proses pengecatan dan perapian pelataran bagian depan rumah. Saat ini, tim gabungan di lapangan juga tengah berfokus pada penataan lingkungan seperti taman, saluran air, dan jalan lingkungan.

"Pembangunan 138 rumah sudah selesai. Pengaspalan jalan lingkungan akan tuntas dalam dua hari ini," kata Anwar.

Sejauh ini, menurut Anwar, tidak ada kendala dalam pembangunan ini. Sejumlah fasilitas pun sudah tersedia, di antaranya adalah jaringan pipa air bersih, listrik, jaringan internet, taman, dan sarana Pendidikan Anak Usia Dini.

Selain meresmikan hunian Kampung Gembira Gembrong, Anies juga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid di lokasi ini. "Dahulu musala. Nanti akan dibangun jadi masjid," jelas Anwar.

2 dari 3 halaman

Ketua RW 01, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Maju Saiman Hutabarat menambahkan, warga akan melakukan kerja bakti bersih-bersih sebelum peresmian berlangsung.

"Warga sangat senang dan mengapresiasi pembangunan Kampung Gembira Gembrong yang tepat waktu ini," kata Maju.

Sebelumnya, Kebakaran hebat melanda pemukiman warga di kawasan Pasar Gembrong, Jalan Basuki Rahmat, RT 04/RW 01, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur pada Minggu (24/4)malam.

Akibat insiden kebakaran tersebut, sebanyak 450 Kepala Keluarga (KK) terpaksa kehilangan tempat tinggal karena hangus dilalap api.

3 dari 3 halaman

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menerangkan, api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga. Diduga kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik.

"Sebab korsleting listrik berawal dari rumah ibu R di lantai 2," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (25/4).

Gatot menceritakan, ketika itu ibu R berteriak-teriak telah terjadi kebakaran di kediamannya pada sekitar pukul 21.06 WIB. Warga dengan sigap berusaha memadamkan api. Namun, api cepat membesar dan merembet ke rumah di sekitarnya.

"Terdampak kebakaran 450 kepala keluarga (KK) atau 1.000 jiwa," ujar dia.

Sebanyak 26 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Berdasarkan laporan terakhir yang diterima Gatot, kebakaran berhasil dipadamkan pada Senin dini hari sekitar pukul 02.20 WIB.

"Api dilokalisir pada pukul 23.00 WIB. Saat ini sedang dalam tahap pendinginan," ujar dia.

Gatot mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

"Objek terbakar adalah 400 bangunan rumah atau pertokoan yang berdiri di luas lahan 1.200 meter persegi. Kerugian Rp1,5 miliar," kata dia membeberkan. [tin]

Baca juga:
Rumah di Bawah Rp2 Miliar Gratis PBB, Anies: Kita Tidak Ingin Warga Jakarta Terusir
Gabung Pemuda Pancasila, Anies: Mudah-mudahan Saya Bisa Ikut Berkiprah di Sini
Di Depan Anies dan Hary Tanoe, Kapolri Ingatkan Soal Politik Identitas di Pemilu 2024
Cerita Anies Baswedan Gabung Pemuda Pancasila Pilih Jadi Anggota Biasa
Anies Baswedan Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Ketum PP Wajibkan Kader Pilih di 2024
Tantangan Anies-AHY dan Peluang Melawan Ganjar Pranowo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini