BBWSCC kebut pengerjaan tanggul raksasa di Jakarta Utara

Rabu, 30 Agustus 2017 20:25 Reporter : Syifa Hanifah
BBWSCC kebut pengerjaan tanggul raksasa di Jakarta Utara Garuda Project. ©2016 NCICD.com

Merdeka.com - Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) akan mempercepat penyelesaian proyek tanggul laut raksasa atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di Kelurahan Kali Baru, Cilincing Jakarta Utara. Proyek yang semula ditargetkan selesai pada 2019, dipercepat menjadi 2018.

Kepala BBWSCC Teuku Iskandar mengatakan, masih terdapat beberapa kendala dalam pembangunan NCICD. karena masih terdapat rumah warga dan tempat usaha di sepanjang proyek tanggul.

"Kendalanya masih kita temukan ada usaha-usaha yang di atas yang bersentuhan dengan garis daripada trase tanggul," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/8).

Dia mengungkapkan, BBWSCC membutuhkan lahan untuk persiapan rumah pompa atau polder di daerah tersebut. Namun, masih ada sekitar 148 kepala keluarga di kawasan Muara Cakung Drain yang akan dijadikan rumah polder.

Iskandar menjelaskan, nantinya 148 KK tersebut akan direlokasi ke rumah susun (rusun). Sebab saat ini Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad telah menyiapkan tempat di Rusun Marunda.

"Yang terdekat di situ kan Rusun Marunda. Cuma apakah di Rusun Marunda ini cukup untuk memindahkan mereka? Nanti akan kita lihat. Pada prinsipnya kita akan pindahkan mereka supaya mereka lebih nyaman hidupnya, lebih baik," ujarnya.

Terkait relokasi, dia sudah melakukan sosialisasi mulai tingkat kelurahan. Nantinya sosialisasi juga aka dilakukan oleh Dinas Perumahan, dan ditargetkan penertiban selesai pada September.

"Umumnya mau sih, hanya mereka penginnya enggak jauh-jauh. Itu kan kehidupan mereka sangat tergantung dengan masalah-masalah nelayan, misalnya mereka bikin ikan asin, mereka mengupas kerang, dan sebagainya," ungkap Iskandar.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Penertiban dan Peran Serta Masyarakat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti mengatakan, Rusun Marunda siap menampung warga yang terdampak relokasi dari proyek tersebut.

"Jadi kami sudah menjawab surat dari pada Pak Is (Kemenpupera) BBWSCC siap ditampung di Marunda karena lebih dekat dari pada lokasi lain. Lokasi yang akan ditertibkan jadi kami siap. Kalau untuk stok unit, Insya Allah ada. Kami siap mengakomodir," tutup Meli. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini