Anies Promosikan Mural di Jakarta-Berlin Festival

Sabtu, 30 November 2019 19:31 Reporter : Merdeka
Anies Promosikan Mural di Jakarta-Berlin Festival Anies Promosikan Mural di Jakarta-Berlin Festival. ©2019 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Lampu warna-warni menambah meriah terowongan kendal, Jakarta Pusat pada Sabtu (30/11) sore ini. Alunan musik band hingga sajian kuliner khas Jakarta dan Berlin dikerumuni warga yang menikmati Jakarta-Berlin Festival.

Festival ini menampilkan kolaborasi seni antara seniman Jerman Snyder dan seniman mural Indonesia Darbotz.

"Jadi tahun ini kita memperingati 25 tahun sister city Jakarta-Berlin. Sejak awal tahun kita banyak kegiatan bersama, lalaky sehari ini kita membuka Jakarta Berlin, festival seni ada festival performing arts, ada juga kuliner, jadi ekspresi seni budaya dari 2 kota ditampilkan di sini tempatnya di terowongan jalan kendal," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (30/11).

Dia menjelaskan, perubahan terowongan kendal dari kawasan macet kendaraan motor menjadi kawasan pejalan kaki 100 persen dan pusat berkesenian.

"Di sini ada mural rutin, ada kegiatan musik. Jadi kita ingin menghidupkan ruang ruang terbuka untuk kegiatan masyarakat seni budaya, ada interaksi di situ, ada suasana kota yang hidup dan ini yang sekarang kita rayakan sore hari ini. Oh gini kalau teman-teman datang ke kampung-kampung tontonan kampung-kampung dengan modal mural," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

1 dari 1 halaman

Anies akan Bangun Ruang Terbuka

Selain itu, Anies menyatakan DKI akan membangun lebih banyak ruang terbuka seni layaknya Terowongan Kendal.

"Kita akan bangun banyak tempat seperti ini, terutama di tempat orang berjalan kaki, dengan begitu sambil berjalan kaki mereka menikmati suasana yang berbeda di kota ini," ujarnya.

Mulai 2020, dia mengungkapkan, Walikota ditugaskan untuk membuat banyak titik mural seperti di Kendal.

"Ada beberapa titik, para wali kota di semua wilayah itu menentukan dan banti 2020 itu akan dikerjakan untuk mural yang masif, jadi para wali kota mendapat tugas untuk menentukan tempat tempatnya sekarang," tutup Anies.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [fik]

Baca juga:
Hikayat Gandalia, Alunan Musik Petani di Banyumas Untuk Menjaga Lahan
Ngobeng, Tradisi Khas Palembang yang Semakin Tergerus Zaman Kekinian
Melihat Pembuatan Miniatur Kereta Api di Manggarai
Kreasi Unik Siluet dari Kayu Limbah Industri
Melihat Pembuatan Alat Musik dari Korek Api di Ukraina
Uniknya Mural Edukasi di Pademangan Jakarta Utara

Topik berita Terkait:
  1. Anies Baswedan
  2. Kesenian
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini