Anies Minta Petugas Kelurahan Keliling Berikan Peringatan Dini Door to Door
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar pihak kelurahan dapat berkeliling di wilayahnya untuk memberikan peringatan dini terkait banjir. Dia menyebut petugas yang di lapangan dapat menggunakan alat pengeras suara.
"Kita sejak kemarin review SOP yang ada. Dan salah satu hal yang diterapkan baru adalah bila ada kabar maka pemberitahuan akan langsung ke warga, tidak lalui jenjang," kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020).
Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menyebut pihaknya telah membangun pula pos-pos hingga tingkat kelurahan untuk antisipasi banjir.
Dia menyebut dengan pos tersebut dapat membantu respon masyarakat ketika genangan air mulai terjadi.
"Kita punya sumber daya manusia yang langsung merespons bila di kelurahan itu mulai terjadi genangan. Sehingga baru fase genangan sudah langsung direspons," ucapnya.
Sebelumnya, akibat hujan deras sejak 31 Desember 2019 malam hingga 1 Januari 2020 pagi, banjir terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), hingga ribuan orang harus mengungsi.
Akibat banjir, ratusan ribu orang terpaksa mengungsi. BPBD DKI merilis rekap laporan banjir di hari kelima banjir, Minggu, 5 Januari 2020. Untuk wilayah Jakarta Pusat sudah tidak ada pengungsi.
Untuk Jakarta Utara masih ada 220 jiwa di tiga lokasi pengungsian, Jakarta Barat 2.752 jiwa di empat lokasi, Jakarta Selatan 393 jiwa di delapan lokasi pengungsian, dan Jakarta Timur 1.036 jiwa di enam titik pengungsian.
"Total pengungsi adalah 4401 jiwa dengan 21 titik lokasi pengungsian," tulis Kapusdatin BPBD DKI M Ridwan dalam keterangannya, Minggu 5 Januari 2020.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya