Anies Baswedan: Keadilan Sosial dan Ekologis Adalah Semangat Kebijakan di Jakarta
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kebijakan Pemprov DKI Jakarta menempatkan masyarakat dan lingkungan sebagai hal prioritas. Dua hal ini menurutnya sebagai komitmen Jakarta merespon perubahan iklim.
"People, planet, dua ini selaras pusat kebijakan. Jadi keadilan sosial dan keadilan ekologis adalah semangat yang terus menjiwai dan kemudian bisa dipertahankan terus kebijakan di Jakarta ini,"
Contoh kebijakan 'people dan planet' ala Anies yakni membangun transportasi publik ramah lingkungan, memprioritaskan pejalan kaki dengan menyediakan infrastruktur dan fasilitas yang memadai.
"Jadi, dalam diskusi mengenai antisipasi prediksi Jakarta tenggelam people dan planet adalah prioritas yang kami utamakan," terangnya.
Pada kesempatan itu pula, Anies menilai pernyataan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden tentang prediksi Jakarta Tenggelam memiliki makna tentang pertaubatan paradigmatik. Istilah ini digunakan Anies karena menganggap, Biden sedang mengajak Amerika dan seluruh dunia agar merubah paradigma ekonomi.
Ia menjelaskan, sebutan istilah pertaubatan paradigmatik, karena Biden menginginkan agar keberlangsungan ekonomi harus selaras dengan kelestarian alam. Hal ini, imbuhnya, sebagai bentuk dobrakan dari pemerintahan era Donald Trump yang menganggap kelestarian alam sebagai penghambat ekonomi.
"Joe Biden sedang mengajak Amerika untuk melakukan kami sebut dengan istilah pertaubatan paradigmatik, karena kita tahu posisi Amerika pada beberapa tahun sebelumnya berseberangan sekali. Ini sejalan dengan salah satu peran utama Joe Biden yang mengkritik habis eranya Trump pada masa kepemimpinan sebelumnya Trump bisa dibilang meminggirkan pertimbangan ekologis, menganggap regulasi lingkungan sebagai hambatan pertumbuhan ekonomi," kata Anies dalam webinar yang dikutip melalui channel YouTube Ikatan Institut Teknologi Bandung, Selasa (10/8).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun berujar, pernyataan Biden yang memprediksi Jakarta akan tenggelam sejatinya tidak bisa diartikan secara sederhana.
Selain mengajak Amerika dan negara lain mengubah paradigma ekonomi, Biden, menurut Anies, adalah simbol bahwa Indonesia menjadi perhatian dari masyarakat internasional dan dianggap penting sebagai salah satu tempat yang menunjukan sehat tidaknya ekosistem bumi.
Justru, kata Anies, disinggungnya Jakarta akan tenggelam dapat dimanfaatkan bagi Indonesia untuk bersuara lantang di forum-forum internasional tentang kepedulian dan komitmen terhadap lingkungan.
"Kami mencoba mendorong kerjasama untuk menciptakan kebijakan lebih hijau di level kota untuk memastikan bahwa umat manusia bisa hidup layak, bisa hidup berdampingan dengan alam dan alamnya lestari," pungkasnya.
Dikutip dari situs resmi White House, whitehouse.gov pada Jumat (30/7) Biden mulai membahas isu perubahan iklim dengan menyampaikan bagaimana masalah tersebut memiliki dampak berbahaya yang sama terhadap semua negara.
"Tantangan iklim telah mempercepat ketidakstabilan di negara kita sendiri dan di seluruh dunia. Peristiwa cuaca ekstrem yang lebih umum dan lebih mematikan; kerawanan pangan dan air; naiknya permukaan laut, mengakibatkan perubahan iklim dan mendorong migrasi yang lebih besar dan menimbulkan risiko mendasar bagi komunitas yang paling rentan," kata Biden.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya