Anies Baswedan Instruksikan Kontraktor Pembangunan Sumur Resapan Dievaluasi

Minggu, 5 Desember 2021 19:42 Reporter : Fikri Faqih
Anies Baswedan Instruksikan Kontraktor Pembangunan Sumur Resapan Dievaluasi Sumur resapan di Jalan Lebak Bulus III. ©2021 Merdeka.com/Henry Hairlangga

Merdeka.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menginstruksikan kepada seluruh jajaran dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mengawasi para kontraktor yang mengerjakan drainase vertikal (sumur resapan) di setiap titik.

Dia mengungkapkan, evaluasi ini memastikan para kontraktor terkait pengerjaan pembangunan sumur resapan agar sesuai standar, sehingga dapat berfungsi dengan optimal dan tidak membahayakan orang lain, terutama pengguna jalan.

"Kami instruksikan kepada OPD terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya mengevaluasi pekerjaan para kontraktor dalam membangun drainase vertikal. Kontraktor yang mengerjakan drainase vertikal perlu diinfokan secara transparan agar publik mengetahuinya dan ikut mengawasi pembangunan drainase vertikal yang sedang berjalan, maupun yang sudah beroperasi. Poinnya adalah agar drainase vertikal [sumur resapan] berfungsi dengan optimal dalam mengatasi banjir/genangan, serta tidak membahayakan kepentingan umum seperti pengguna jalan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/12).

Dia juga meminta agar seluruh OPD terkait mengidentifikasi jenis-jenis masalah, kemudian mengambil solusi atas masalah tersebut.

Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta agar jajarannya menegur para kontraktor untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul sesuai dengan prosedur, sekaligus standar durasi waktu penuntasan permasalahan tersebut.

"Tentu kami akan bertindak tegas jika terjadi permasalahan melalui mekanisme penalti terhadap kontraktor terkait jika terdapat penyimpangan. Lakukan segera dan panggil semua yang terlibat dalam pembangunan drainase vertikal, termasuk para pelaksana/kontraktor dan beri mereka pesan tegas agar proses pengerjaan drainase vertikal sesuai dengan standar, sehingga berfungsi optimal dan tidak mengganggu kepentingan umum, terutama jangan sampai membahayakan orang lain," tegas Anies.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya akan memperbaiki sejumlah jalan yang rusak akibat pembangunan sumur resapan.

"Kami sudah cek, yang rusak itu selalu harus langsung segera diperbaiki," kata Riza di Gedung Cyber, Jakarta Selatan, Kamis (2/12) malam.

Lanjut dia, pembangunan sumur resapan merupakan tanggung jawab dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI yang dikerjakan oleh pihak kontraktor. Politikus Gerindra itu mengatakan pembangunan sumur resapan harus sesuai dengan spesifikasi yang telah ada.

Riza juga menyebut ada target pembangunan sumur resapan selesai pada akhir Desember 2021.

"Ada yang tutupnya ambles, tutupnya masih sementara bukan permanen segera akan ditutup dengan yang permanen yan lebih kuat," jelas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membangun sumur resapan guna mengantisipasi genangan di jalan ibu kota. Namun ternyata, pembangunan sumur resapan tersebut dinilai tidak tepat.

Pakar hidrologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Pramono Hadi menyatakan, pembangunan sumur resapan dengan kondisi buruk seperti itu tidak layak dibangun, terlebih dibangun di pinggir jalan.

"Kalau seperti itu jalannya tidak laik, membahayakan dan perlu di tes kemampuan sumur resapannya," katanya kepada merdeka.com, Rabu (1/12).

Dia mengungkapkan, perlu uji efektivitas sumur resapan dalam menampung air. Caranya dengan mengisi sumur resapan dengan air hingga penuh. Kemudian, dihitung lamanya surutnya air. Dari hasil hitungan nantinya menjadi dasar pertimbangan efektivitas sumur resapan.

Pramono menjelaskan, sejatinya fungsi utama sumur resapan adalah membantu meresapkan air dari hujan karena lahan saat ini telah berubah fungsi, sehingga menyebabkan peningkatan limpasan air yang berujung pada banjir.

Baca juga:
Dinas SDA DKI Klaim Telah Evaluasi Kontraktor Pembangunan Sumur Resapan
Ahli Beberkan Syarat Agar Sumur Resapan di Jakarta Berfungsi Optimal
Menelusuri Sumur Resapan di Sekitar Kawasan Lebak Bulus
Pemprov DKI Tetap Bangun Sumur Resapan Meski Anggaran 2022 Dicoret DPRD
Wagub DKI: Jalanan Rusak Akibat Sumur Resapan Segera Diperbaiki

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini