Ahok: Warga Tionghoa jangan pilih berdasar etnis
Merdeka.com - Meski merupakan keturunan Tionghoa, Basuki Tjahaja Purnama tidak lantas menyuruh warga Jakarta yang beretnis sama untuk memilihnya dalam Pilgub DKI. Pasangan Joko Widodo itu meminta agar warga tidak memilih pemimpin ibu kota berdasarkan etnis.
Menurut Ahok, sapaan akrab Basuki, pola pikir untuk menilai seseorang berdasarkan etnis saat ini harus sudah dihilangkan.
"Undang-undang sudah jelas mengatakan kalau kita warga Indonesia asli. Warga Jakarta kalau mau memilih saya jangan berdasarkan warna kulit, tapi harus berdasarkan kemampuan kami," ujar Ahok di kantor Pusat Persatuan Tionghoa Indonesia Raya, Jakarta, Rabu (11/4).
Ahok menekankan jika terpilih menjadi wakil gubernur, ia tidak akan pandang bulu dalam memberikan pelayanan kepada seluruh warga ibu kota.
Baginya, pelayanan kepada publik itu tidak memandang daerah atau etnis tertentu.
"Kami sebagai pejabat publik, taat pada konstitusi, selama Anda warga Jakarta, semua akan kami layani," terangnya.
Pasangan Jokowi-Ahok diusung oleh PDIP dan Gerindra. Sebelum bergabung ke Gerindra, Ahok adalah anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar. Baik Jokowi maupun Ahok masih atau pernah menjabat kelapa daerah di tingkat kabupaten/kota. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya