Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok janjikan gaji sopir Transjakarta bisa sampai Rp 13 juta

Ahok janjikan gaji sopir Transjakarta bisa sampai Rp 13 juta Bus Transjakarta baru. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama berjanji menyelesaikan permasalahan kemacetan ibu kota. Caranya masih sama, mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke moda transportasi umum.

Untuk memperbanyak armada transportasi umum, Basuki atau akrab disapa Ahok melihat perlunya memperhatikan tingkat kesejahteraan para sopir. Termasuk sopir bus Transjakarta.‎ Ahok berjanji memberikan upah fantastis bagi sopir Transjakarta.

"Kami jamin sopir Transjakarta gandeng tiga kami berikan 4 hingga 4,5 kali Upah Minimum Pendapatan (UMP) DKI," katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/12).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menuturkan, sopir Transjakarta dengan tipe single bus biasanya mendapatkan 2 kali UMP atau kira-kira hampir menyentuh Rp 7 juta per bulan. Sedangkan untuk bus Transjakarta double atau gandeng, sopir mendapat bayaran 3,5-4 kali lipat dari UMP atau sekitar Rp 13 juta.

"Nah ini kita mau beli yang gandeng tiga jadi bisa 4 kali lipat gajinya," terangnya.

UMP DKI Jakarta 2017 diputuskan Rp 3,35 juta. Dengan komposisi ini, setiap sopir Transjakarta gandeng tiga bisa mendapat gaji Rp 13,4 juta hingga Rp 15 juta. Untuk sopir TRansjakarta gandeng dua bisa mencapai kira kira Rp 11,7 juta. Sementara bus single mendapat gaji Rp 6,7 juta.

Ahok menganalogikan sopir bus Transjakarta sama dengan pilot pesawat komersil. Keduanya memiliki kesamaan membawa ratusan nyawa dalam sebuah transportasi. Sehingga perlu apresiasi lebih kepada mereka yang menjaga keselamatan penumpang.

"Pilot keren karena digaji gede, kenapa sopir kita enggak bisa. Emang dia enggak bawa ratusan penumpang?" tegasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP