'Ada Kekuatan Halangi PKS Menjadi Wagub Dampingi Anies'

Kamis, 8 Agustus 2019 20:51 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
'Ada Kekuatan Halangi PKS Menjadi Wagub Dampingi Anies' Calon wakil Anies. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mengatakan, ada kekuatan tertentu yang menghalangi PKS mengisi posisi Wagub DKI Jakarta. Padahal jabatan yang ditinggalkan Sandiaga Uno adalah kewenangan PKS.

"Sepertinya ada upaya untuk membolak balikan sesuatu yang sudah diatur, sesuatu yang sudah disepakati. Sepertinya ada kekuatan tertentu yang menghalang halangi PKS menjadi Wagub dampingi Anies (Baswedan). Kita sayangkan itu, sesalkan itu," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/8).

Dia enggan menuduh siapa pihak yang menghalangi PKS menduduki kursi wagub. PKS sendiri telah menyepakati dua nama yaitu Akhmad Syaikhu dan Agung Yulianto menjadi Wagub DKI.

"Kenapa hal yang sudah tersusun rapi tadi diberantakan. Ini yang kita khawatirkan, karena kalau terus terjadi akan merusak harmonisasi yang selama ini sudah terbangun di DPRD DKI," ujarnya.

Nasir berharap, permasalahan yang menghambat bisa dihilangkan agar proses pengisian posisi wagub lancar. Kemudian, pengurus PKS di DKI bisa berusaha membangun komunikasi politik yang ada di DPRD DKI.

"Sehingga hambatan atau kecenderungan menggagalkan ini bisa hilang. Sayang Pak Anies memimpin DKI sendiri tidak ada teman. Padahal dia bisa lebih konsentrasi bila ada wakilnya. Sekarang tidak berkonsentrasi penuh, ini sangat disayangkan loh," jelasnya.

Anggota komisi III DPR RI itu prihatin kepada warga DKI yang tak punya wagub untuk upaya percepatan pembangunan di Ibu kota. Nasir tak ingin pembangunan di Jakarta pincang.

"Harapan kami sebelum periode ini selesai, kursi kosong wagub DKI sudah diisi dan mari kita kembali pada kesepakatan yang sudah dibuat dan mudah mudahan partai politik lainnya bisa memberikan dukungan," tandasnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini