5 Sesepuh yang disowani Jokowi
Merdeka.com - Kehidupan Joko Widodo kini berubah. Hampir seluruh pelosok daerah di Indonesia mengenal nama pria yang akrab disapa Jokowi ini.
Mulanya Jokowi hanya seorang pengusaha mebel di Solo yang aktif sebagai kader di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hingga kemudian partai berlambang kepala banteng itu mencalonkannya sebagai wali kota Solo.
Dari situlah namanya mulai melejit. Khusus di Solo, Jokowi dielu-elukan. Pria berperawakan tubuh kurus ini dinilai mampu mengubah Solo menjadi lebih baik.
Salah satu program Jokowi yang paling dipuji adalah berhasil merelokasi pedagang kaki lima (PKL) dengan pendekatan humanis. Tidak ada bentrokan dan tangisan pedagang yang meraung-raung saat petugas Satpol PP memindahkan mereka.
Jokowi memang sosok yang sederhana. Dia tak pernah membuat jarak dengan siapa pun. Semua masalah yang dihadapi warga berusaha di komunikasikan dengan baik. Sikap itulah yang terus dipertahankan Jokowi meski sudah menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017.
Jokowi tak sungkan minta masukan pada para pemimpin senior. Dengan harapan mendapat masukan dan solusi agar kinerjanya menjadi orang nomor satu di DKI membuahkan hasil positif.
Mereka-mereka ini orang yang ditemui Jokowi.
Sutiyoso
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDi awal kepemimpinan Jokowi, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso tampak menunjukkan sikap kurang bersahabat. Bahkan pria yang akrab disapa Bang Yos itu mengkritik gaya blusukan Jokowi.Tak lama berselang setelah kejadian itu, Bang Yos mulai melunak. Bang Yos dan Jokowi mengadakan pertemuan tertutup di Balai Kota."Cuma untuk ngobrol," kata Sutiyoso.
Bahkan keduanya kembali bertemu dalam pertandingan persahabatan olahraga bulu tangkis di Taufik Hidayat Arena. Dalam pertandingan persahabatan itu Jokowi unggul 21-8 dari Sutiyoso.
Jusuf Kalla
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJokowi kerap bertemu dengan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Dalam pertemuan keduanya, pria yang akrab disapa JK itu memberikan banyak petuah untuk membenahi berbagai masalah di Jakarta.Ada tiga poin penting yang JK sampaikan pada Jokowi. Yakni bagaimana membenahi kekumuhan di DKI, pembangunan rumah-rumah yang sehat dan membangun transportasi umum yang layak."Kita ingin Jakarta yang lebih baik di tangan Jokowi dan Ahok," kata JK.
AR Soehoed
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJokowi tiba-tiba saja bertemu dengan mantan Menteri Perindustrian AR Soehoed. Keduanya mengadakan pertemuan tertutup selama lebih kurang 30 menit.Menurut Jokowi tidak ada pembicaraan spesial dalam pertemuan itu, hanya temu kangen antara senior dan junior. Sekaligus, Jokowi minta saran pada Soehoed untuk pembangunan Jakarta."Banyak dibahas misalnya penataan kampung kumuh, mengenai MRT, mengenai jalan di atas sungai, mengenai pembangunan SDM DKI yang nantinya bisa juga bisa mendorong loncatan pada kota ini. Kira-kira seperti itu," kata Jokowi usai bertemu AR di kantornya.
Istri mantan Gubernur Henk Ngantung
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJokowi juga pernah bertemu dengan Evie Ngantung, istri mantan gubernur DKI Henk Ngantung. Di pertemuan itu, Evie memberikan lukisan kepada mantan wali kota Solo itu.Lukisan itu bergambar karikatur Jokowi.
Istri Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDemi bertemu Shinta Nuriyah Wahid, Jokowi langsung mendatangi rumah almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan. Dia mengaku sudah lama ingin silahturahmi dengan keluarga besar Gus Dur.Jokowi mengaku ingin meminta tausiah dan wejangan dari Shinta Nuriyah Wahid."Beliau adalah sesepuh, saya yang ingin meminta tausiah dan wejangannya dari beliau," kata Jokowi.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya