Di Bekasi, Jawa Barat, terdapat mi ayam yang dijual dengan harga tak wajar yakni Rp3 ribu satu porsinya. Lapak mi ayam tersebut kemudian banyak mendapat sorotan di media sosial.
Adalah Rusdi, penjual mi ayam dengan harga murah yang membuka lapak di Jalan Wijaya Kusuma, Jati Makmur, Kecamatan Pondok Gede, Kabupaten Bekasi.
Ketika harga mi ayam di banyak tempat sudah tembus belasan ribu, Rusdi masih setia di harga Rp3 ribu per porsinya. Rusdi pun kemudian menceritakan alasan mengejutkan di balik harga murahnya itu.
Advertisement
Berjualan dengan Gerobak Dorong
Mengutip kanal YouTube Boengkoes, Senin (15/1), Rusdi biasanya berjualan mi ayam dengan gerobak dorong.
Rusdi biasa berjualan secara berpindah-pindah, mulai dari SD Raffles, sampai lapangan yang mengadakan pasar ramai.
“Kalau nggak hari Minggu ya pindah-pindah, kadang di SD Raffles kadang di mana,” katanya, saat diwawancarai kreator video.
Advertisement
Jual Mi Ayam Rp3 Ribu per Porsi
Keunikan dagangannya memang di harganya yang tidak masuk akal, yakni Rp3 ribu per satu porsi mi ayam.
Mi ayam itu ia kemas di styrofoam untuk makan di tempat, dan menggunakan plastik bening untuk dibawa pulang. Dalam satu porsi, isiannya cukup lengkap seperti mi, sayuran, potongan daging ayam, kuah, saus, sambal hingga pangsit.
“Isiannya ada mi, sayuran walaupun dikit, ayam, sama lengkap ada pangsitnya,” tambah dia.
Advertisement
Harga Sudah Naik
Sang kreator video di kanal tersebut sempat kaget karena harga mi ayam yang dijual Rusdi ternyata sudah naik sejak pertama jualan 2018 silam.
Dulu, Rusdi menjual mi ayamnya seharga Rp2 ribu per porsi, dengan isian dan porsi yang sama seperti sekarang. Namun setelah pandemi Covid-19, ia naikan harganya jadi Rp3 ribu.
“Ini udah naik sebenarnya, dulu pertama jualan 2018 sampai 2019 harganya Rp2 ribu, karena Covid-19 kan,” terangnya.
Advertisement
Tak Perhitungan
Saat disinggung soal keuntungan, Rusdi mengaku berjualan mi ayam ini secara iklas dan sebagai bagian dari sedekah.
Bahkan saat ditanya soal modal untuk wadah dan sendok plastik, dia mengaku cukup dari penjualan minya.
“Biasanya saya jualan 4 kilogram, namun sejak viral penjualan meningkat, jadi saya tambahin jadi 5 kilogram mi sehari,” katanya.
Advertisement
Alasan Harga Mi Ayamnya Murah
Rusdi sendiri menceritakan terkait alasannya berjualan mi ayam dengan harga yang sangat murah, yakni Rp3 ribu per porsi.
Rusdi menginginkan akan semua lapisan masyarakat bisa merasakan lezatnya mi ayam, ini yang kemudian membuat dirinya menjual mi ayam dengan harga yang murah agar terjangkau.
“Jadi jualan Rp3 ribu ini supaya semua orang bisa merasakan mi ayam, sebelumnya saya jualan mi ayam biasa (susah bersaing),” tambahnya.
Satu porsi mi ayam milik Rusdi.
Advertisement