Gantikan Sang Ayah yang Wafat, Ini Kisah Haru Calon Jemaah Haji Termuda Usia 19 Tahun di Bangka Belitung

Awalnya Syifa tak percaya bisa berangkat untuk menggantikan sang ayah, namun Syifa akan menjalankan ibadah tersebut dengan sebaik mungkin.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Gantikan Sang Ayah yang Wafat, Ini Kisah Haru Calon Jemaah Haji Termuda Usia 19 Tahun di Bangka Belitung
Gantikan Sang Ayah yang Wafat, Ini Kisah Haru Calon Jemaah Haji Termuda Usia 19 Tahun di Bangka Belitung (Merdeka.com)

Kisah Haru Inas Syifa Calon Jemaah Haji Termuda di Bangka Belitung, Gantikan Sang Ayah yang Meninggal Dunia

Awalnya Syifa tak percaya  bisa berangkat untuk menggantikan sang ayah, namun Syifa akan menjalankan ibadah tersebut dengan sebaik mungkin.

Ada banyak cerita di balik musim haji 2024 ini. Salah satu yang membuat haru adalah kisah Inas Syifa yang menjadi calon jemaah haji termuda di Bangka Belitung.

 Ia berangkat di usia 19 tahun untuk menggantikan sang ayah yang telah meninggal dunia.

Syifa dengan tabah menggantikan peran sang ayah untuk melaksanakan ibadah di tanah suci.

Kendati demikian, warga kelahiran Desa Bakam, Kecamatan Bakam ingin serangkaian ibadah haji tersebut berjalan dengan lancar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Nggak nyangka (bisa berangkat), karena sebelum-sebelumnya kan nggak penggantian posisi ini,” kata Syifa beberapa waktu lalu, mengutip Youtube Fokus Indosiar, Selasa (14/5).

Berangkat Musim Haji Tahun Ini

Berangkat Musim Haji Tahun Ini
Dok. Istimewa

Sebelumnya, sang ayah sudah melunasi pembayaran haji untuk keberangkatannya. Namun ayah dari Syifa harus dipanggil Yang Maha Kuasa pada 2020 lalu.

Ia bersama sang ibu sempat pasrah terkait keberangkatan ini. Namun, belakangan rupanya posisi sang ayah bisa ia gantikan sehingga ia akan berangkat bersama sang ibu.

“Nah, waktu itu ternyata boleh diganti oleh satu Bin atau Binti di awal 2020,” katanya

Bersemangat Menemani Sang Ibu

Syifa juga sebelumnya sempat sedih, karena disangka hanya sang ibu yang bisa berangkat. Namun kabar baik mendatangi dirinya, sehingga bisa ikut menemani sang ibu.

Dirinya mengaku bersemangat mengikuti serangkaian prosesi ibadah haji bersama sang ibu kelak. Dirinya berharap agar keberangkatannya bisa dipermudah dan diberikan kelancaran.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Jadi karena Syifa anak pertama, Alhamdulillah nanti Syifa yang berangkat bareng sama ibu,” kata Syifa, kembali.

Menyiapkan Segala Keperluan

Saat ini, Syifa sudah menyiapkan sejumlah keperluan mulai dari berkas termasuk perbekalan. Tak lupa juga dirinya menyiapkan kebutuhan lainnya, seperti fisik, vaksin dan kesehatan.

Karena masih muda, ia juga bersemangat melakukan pelatihan haji yang dibimbing oleh sang ibu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Syifa sendiri diketahui tergabung dalam 1.112 jemaah dalam kloter empat embar kasih Palembang, yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat. Direncanakan, Syifa akan terbang ke Mekah dari Jakarta pada 15 Mei 2024.

Rekomendasi