17 April Memperingati Hari Sirkus Sedunia, Kenali Sejarahnya

Hari Sirkus Sedunia adalah perayaan internasional yang didedikasikan untuk menghormati dan mengapresiasi seni pertunjukan sirkus.

Andre Kurniawan
Oleh Andre Kurniawan - Reporter
17 April Memperingati Hari Sirkus Sedunia, Kenali Sejarahnya
17 April Memperingati Hari Sirkus Sedunia, Kenali Sejarahnya (Merdeka.com)

17 April Memperingati Hari Sirkus Sedunia, Kenali Sejarahnya

Hari Sirkus Sedunia adalah pengingat akan keajaiban dan kegembiraan yang sirkus bawa ke dalam kehidupan kita.

Hari Sirkus Sedunia yang diperingati setiap tanggal 17 April, adalah sebuah perayaan internasional yang didedikasikan untuk menghormati dan mengapresiasi seni pertunjukan sirkus serta para pemain dan seniman yang terlibat di dalamnya. Perayaan ini juga mengakui kontribusi sirkus terhadap warisan budaya dunia.

Sebagai salah satu bentuk hiburan paling populer dan universal, Hari Sirkus Sedunia didedikasikan untuk mengapresiasi keahlian, bakat, dan keterampilan mereka. Perayaan ini juga membantu mereka mengumpulkan dana, menarik penonton, dan memasuki dunia hiburan. 

Dari artis veteran hingga artis pendatang baru, hari ini didedikasikan untuk kerja keras dan dedikasi mereka dalam memberikan hiburan unik dan atraktif. Seni sirkus tidak semudah kelihatannya. Dibutuhkan pelatihan bertahun-tahun dan ketekunan untuk menguasai keahlian tertentu.

Sejarah Hari Sirkus Sedunia

Meskipun asal muasal sirkus masih belum jelas, para sejarawan percaya bahwa pertunjukan sirkus pertama dimulai di Roma Kuno. Sirkus adalah bentuk hiburan publik pertama yang tidak memisahkan pria dan wanita. Circus Maximus merupakan arena sirkus pertama yang dibangun pada zaman Romawi Kuno, pada era Kerajaan Lama. Arena ini bisa menampung setidaknya 250.000 penonton di setiap pertunjukannya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Beberapa arena sirkus yang terkenal pada zaman Romawi antara lain Circus Neronis, Circus Flaminius, dan Circus of Maxentius.

Awal era sirkus modern dimulai pada abad ke-18 ketika Philip Astley membuka amfiteater di Lambeth, London. Ia memelopori trik menunggang kuda sebagai bentuk hiburan di depan khalayak umum. Dia awalnya menyebut arena pertunjukan ini sebagai 'Circle' tetapi istilah tersebut berkembang dan kemudian dikenal sebagai Circus' atau sirkus.

Badut pertama adalah Joseph Grimaldi pada tahun 1781. Dia terkenal karena perannya sebagai Badut Kecil dalam pertunjukannya — “The Triumph of Mirth” or “Harlequin’s Wedding.”. Kemudian, Astley membawa sirkusnya ke Prancis dan mampu membangun 18 sirkus lagi di seluruh Eropa. 

Sirkus Modern di Amerika

Sirkus modern pertama di Amerika Serikat didirikan oleh John Bill Ricketts pada tanggal 3 April 1793. Dikenal sebagai Sirkus Pepin dan Breschard, kelompok sirkusnya melakukan perjalanan dari Montreal ke Havana pada awal abad ke-19. Joshua Purdy adalah orang pertama yang memperkenalkan tenda besar sebagai tempat utama pertunjukan sirkus pada tahun 1835.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tenda ini dibawa ke Inggris oleh Thomas Taplin Cooke pada tahun 1835, karena lebih praktis, fleksibel, dan memungkinkan penonton berkumpul di ruang terbuka lebar yang sama.

Sirkus kontemporer melejit pada tahun 1970-an di seluruh Australia, Kanada, Perancis, dan Inggris. Jenis sirkus ini menggabungkan teater, aksi, dan pertunjukan sirkus tradisional untuk menceritakan sebuah kisah.

Hal ini sangat memengaruhi sirkus yang kita kenal sekarang. Namun baru pada tahun 2010 ketika Putri Stéphanie dari Monako mempublikasikan seni sirkus sebagai warisan budaya bersama, dan mendeklarasikan 17 April sebagai Hari Sirkus Sedunia.

Pengaruh Sirkus pada Budaya Populer

Pertunjukan sirkus telah memiliki dampak yang signifikan pada budaya populer, memengaruhi berbagai aspek seni dan hiburan. Berikut adalah penjelasan panjang tentang dampak dari hiburan tersebut:

Inspirasi dalam Film dan Televisi

Pertunjukan sirkus sering kali menjadi sumber inspirasi bagi pembuat film dan televisi. Film-film seperti “The Greatest Showman” dan “Water for Elephants” menangkap keajaiban dan romansa sirkus, sementara acara televisi seperti “Carnivàle” mengeksplorasi sisi gelap dan mistis dari kehidupan sirkus. Karakteristik visual yang mencolok dan narasi yang dramatis dari sirkus membuatnya menjadi latar yang sempurna untuk cerita-cerita yang menggugah.

Pengaruh pada Musik

Musik sirkus, dengan irama yang cepat dan melodi yang ceria, telah menjadi bagian dari budaya populer. Lagu-lagu seperti “Entrance of the Gladiators” oleh Julius Fučík sering dikaitkan dengan sirkus dan telah digunakan dalam berbagai konteks di luar arena sirkus. Artis-artis seperti Britney Spears dengan lagu “Circus” dan Christina Aguilera dengan album “Stripped” yang menampilkan lagu “Infatuation,” yang terinspirasi oleh tema sirkus, menunjukkan bagaimana sirkus dapat memengaruhi musik pop.

Sastra dan Penerbitan

Sirkus juga telah memengaruhi sastra, dengan banyak penulis menggunakan sirkus sebagai latar untuk menjelajahi tema-tema seperti keajaiban, keanehan, dan kemanusiaan. Buku-buku seperti “The Night Circus” oleh Erin Morgenstern dan “Geek Love” oleh Katherine Dunn menawarkan pandangan yang unik dan sering kali surealis tentang dunia sirkus.

Seni Visual dan Fashion

Dalam seni visual, sirkus telah menginspirasi banyak seniman untuk menciptakan karya yang menangkap energi dan warna dari pertunjukan sirkus. Dari lukisan Edgar Degas hingga fotografi modern, sirkus telah menjadi subjek yang menarik. Dalam fashion, desainer telah mengambil elemen dari kostum sirkus, seperti corak berani, aksesori yang mencolok, dan siluet yang dramatis, untuk menciptakan pakaian yang menarik perhatian.

Permainan dan Hiburan

Sirkus telah memengaruhi dunia permainan, dari video game yang menampilkan karakter dan tema sirkus hingga permainan papan dan kartu yang mengambil inspirasi dari sirkus. Hiburan seperti pertunjukan bakat dan reality show juga sering menampilkan aksi-aksi yang mirip dengan yang ditemukan di sirkus, menunjukkan bagaimana sirkus telah membentuk ide kita tentang pertunjukan dan kompetisi.

Media Sosial dan Budaya Meme

Dengan munculnya media sosial, sirkus telah menemukan cara baru untuk memengaruhi budaya populer. Video-video viral sering menampilkan trik dan pertunjukan yang mengingatkan pada sirkus, dan meme-meme yang berhubungan dengan sirkus sering beredar di internet, menunjukkan bagaimana sirkus tetap relevan dalam era digital.

Rekomendasi