Insecure adalah perasaan tidak sesuai, ragu, atau tidak mampu, karena kurangnya kepercayaan diri. Perasaan itu dapat menyebabkan Anda meragukan kemampuan, naluri, dan hubungan Anda, sehingga sulit bagi Anda untuk percaya pada diri sendiri dan memercayai orang lain.
Rasa insecure bisa menjadi emosi yang menyakitkan dan sulit ketika dialami. Perasaan ini dapat merusak kesehatan mental Anda, pandangan Anda terhadap sesuatu, bahkan hubungan Anda.
Dalam artikel berikut ini, kami akan sampaikan beberapa penyebab rasa insecure dalam hubungan, menurut Sabrina Romanoff, PsyD, seorang psikolog klinis dan profesor di Universitas Yeshiva di New York City.
Advertisement
Hubungan Sebelumnya
Penyebab rasa insecure dalam hubungan yang pertama adalah karena pengalaman dari hubungan sebelumnya yang tidak menyenangkan. Orang-orang yang pernah mengalami hubungan tidak sehat, di mana pasangannya tidak dapat dipercaya atau memperlakukan mereka dengan buruk, mungkin akan menahan emosi tersebut dan membawanya ke dalam hubungan baru mereka.
Penyebab rasa insecure dalam hubungan ini akan memproyeksikan trauma atau beban emosional mereka yang belum terselesaikan ke pasangan baru tanpa alasan yang sesuai.
Rendahnya Kepercayaan Diri
Penyebab rasa insecure dalam hubungan yang kedua yaitu karena kepercayaan diri yang rendah. Orang dengan kepercayaan diri rendah mungkin mengalami rasa insecure dalam hubungan mereka karena mereka tidak percaya bahwa mereka layak mendapatkan cinta atau dukungan dari pasangannya.
Rasa percaya diri yang rendah dapat ditelusuri kembali dari pengalamannya, seperti pernah diintimidasi, diejek, atau dilecehkan di masa lalu. Pengalaman ini dapat mengirimkan pesan bahwa orang tersebut tidak cukup baik, sehingga memengaruhi kepercayaan diri dan merusak hubungan mereka.
Advertisement
Pengabaian atau Penganiayaan
Penyebab rasa insecure dalam hubungan yang ketiga karena pernah mendapatkan pengabaian atau penganiayaan. Orang-orang yang pernah mengalami pengabaian atau perlakuan buruk yang mendalam cenderung memiliki rasa insecure dalam hubungan mereka karena mereka hanya memiliki sedikit kesempatan di mana kebutuhan mereka terpenuhi secara memadai.
Ketika mereka menemukan hubungan yang memuaskan dan sehat, hal ini mungkin memicu ketakutan akan kehilangan, karena masa lalunya yang tidak bisa mendapatkan cinta.
Kecemasan Sosial
Penyebab rasa insecure dalam hubungan yang keempat yakni karena kecemasan sosial. Meski banyak orang bisa mengalami kecemasan sosial dalam situasi tertentu seperti rapat, pesta, kencan, dan pertemuan besar, beberapa orang memiliki bentuk yang lebih parah dan dapat memengaruhi kepercayaan diri mereka dalam hubungan.
Kecemasan sosial dapat menyebabkan Anda terlalu kritis terhadap diri sendiri dan menyulitkan Anda untuk memercayai tindakan dan niat pasangan Anda.
Takut akan Penolakan
Penyebab rasa insecure dalam hubungan yang kelima yaitu karena adanya rasa takut akan penolakan. Ketakutan akan penolakan dapat menyebabkan orang mengalami rasa insecure dalam suatu hubungan.
Memiliki kepercayaan diri yang rendah dapat membuat sebagian orang lebih sensitif terhadap penolakan. Bahkan kemunduran kecil atau disepelekan dan diremehkan dapat memicu ketakutan dan rasa insecure mereka.
Advertisement
Cara Mengurangi Rasa Insecure dalam Hubungan
Jadi apa yang dapat Anda lakukan untuk berhenti merasa insecure dalam hubungan? Dr. Romanoff menyarankan beberapa strategi yang dapat membantu Anda mengatasinya, seperti:
- Identifikasi pemicunya: Anda harus lebih sadar diri tentang situasi yang memicu rasa insecure Anda. Lacak topik atau area yang dapat memicu perasaan insecure sehingga Anda dapat mulai mengidentifikasi masalah yang perlu Anda atasi.
- Berkomunikasi dengan pasangan: Buatlah komunikasi yang lebih terbuka tentang rasa insecure Anda, bagaimana rasa insecure itu muncul dalam hubungan, dan cara Anda untuk mulai mengatasinya.
- Ungkapkan perasaan Anda: Bagi perasaan Anda dengan pasangan Anda tanpa menyalahkan mereka. Misalnya, alih-alih mengatakan "Kamu membuatku stres karena ...", katakan "Aku terkadang stres karena ..."
- Dengarkan pasangan Anda: Berusahalah untuk mendengarkan pasangan Anda dengan pikiran terbuka, sehingga Anda juga dapat memahami perspektif mereka.
- Cobalah membuat jurnal: Menyimpan jurnal di mana Anda menuliskan pemikiran Anda saat merasa insecure dapat membantu. Latihan ini dapat membantu Anda mengidentifikasi situasi yang memicu rasa insecure Anda. Anda bahkan dapat melakukan latihan penjurnalan pasangan, untuk membantu membangun kepercayaan antara Anda dan pasangan.
- Pertimbangkan untuk pergi ke terapis: Meskipun wawasan dan komunikasi terbuka sangat penting, terkadang Anda memerlukan perspektif dari sumber luar yang terlatih untuk memahami sepenuhnya bagaimana rasa insecure Anda terkait dengan dinamika yang lebih kompleks. Pada gilirannya, terapis Anda dapat bekerja sama untuk mengatasi rasa insecure Anda.