Tata Cara Sholat Istikhoroh dan Waktunya, Penting Diketahui

Sebagai seorang Muslim, jika dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit dan atau ingin memulai sesuatu hal maka hendaklah memohon petunjuk kepada Allah SWT agar ditunjukkan pilihan yang terbaik dan juga tepat baik untuk agama, dunia dan akhiratnya. Kamu bisa memohon petunjuk lewat sholat istikhoroh.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
Tata Cara Sholat Istikhoroh dan Waktunya, Penting Diketahui
ilustrasi sholat. islam-today.ru

Pada saat seseorang dihadapkan pada beberapa pilihan, maka ada banyak cara yang ia lakukan untuk menentukan pilihannya. Mulai dari bertanya pada diri sendiri yakni pada hati nurani, meminta pendapat keluarga atau teman dekat atau aktif curhat di media sosial dan beragam cara lainnya.

Tentu saja, setiap orang yang ditanya akan menjawab sesuai dengan pemahaman yang mereka punya sekaligus berdasarkan pengalaman yang mereka miliki. Akan tetapi, hal tersebut belum tentu sesuai dengan jalan hidup atau takdir yang sudah digariskan oleh Allah SWT.

Baca juga: Tata Cara Doa Sholat Istikharah Dan Artinya

Lalu harus bagaimanakah kita bersikap? Sebagai seorang Muslim, jika dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit dan atau ingin memulai sesuatu hal maka hendaklah memohon petunjuk kepada Allah SWT agar ditunjukkan pilihan yang terbaik dan juga tepat baik untuk agama, dunia dan akhiratnya. Kamu bisa memohon petunjuk lewat sholat istikhoroh.

Berikut itata cara sholat istikhoroh dan waktunya yang telah dirangkum merdeka.com melalui NU Online dan berbagai sumber lainnya pada Senin, (11/07/2022).

Tata Cara Sholat Istikhoroh dan Waktunya

Sebelum melaksanakan sholat istikhoroh, penting bagimu tahu mengenai tata cara sholat istikhoroh dan waktunya.

Berikut tata cara sholat istikhoroh dan waktunya, yaitu:

1. Niat Sholat Istikhoroh

Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq menjelaskan, sholat istikhoroh boleh berupa sholat sunnah apa saja. Baik sholat sunnah rawatib, sholat sunnah tahiyatul masjid, maupun sholat sunnah lainnya

2. Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah

3. Membaca surat Al Fatihah

4. Membaca surat dari Alquran, diutamakan Surat Al Kafirun

5. Ruku’ dengan tuma’ninah

6. I’tidal dengan tuma’ninah

7. Sujud dengan tuma’ninah

8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

9. Sujud kedua dengan tuma’ninah

10. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

11. Membaca surat Al Fatihah

12. Membaca surat dari Alquran, diutamakan Surat Al Ikhlas

13. Ruku’ dengan tuma’ninah

14. I’tidal dengan tuma’ninah

15. Sujud dengan tuma’ninah

16. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

17. Sujud kedua dengan tuma’ninah

18. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

19. Salam

Waktu Sholat Istikhoroh

Waktu sholat istikhoroh bisa dilakukan kapan saja, siang atau malam. Sholat istikhoroh tidak memiliki batasan tertentu untuk waktu pelaksanaannya, kecuali pada waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat sunnah.

Meski demikian ada anjuran untuk melaksanakannya pada 3 waktu terbaik, yaitu sebagai berikut:

1. Sepertiga Malam Pertama

Ketika hendak melakukan salat Istikhoroh, kalian bisa melakukannya pada sepertiga malam pertama yaitu ketika masuk waktu Isya hingga pukul 22.00 malam.

2. Sepertiga Malam Kedua

Waktu terbaik selanjutnya ialah sepertiga malam kedua yang dimulai dari pukul 22.00 malam hingga 01.00 dini hari. Di waktu ini suasana malam biasanya lebih tenang, sehingga ketika mengerjakan salat istikhoroh akan lebih khusyu dan konsentrasi.

3. Sepertiga Malam Ketiga

Waktu sepertiga malam ketiga dimulai pukul 01.00 dini hari dan berakhir sebelum masuk waktu salat subuh. Tak hanya Istikhoroh, waktu terbaik mengerjakan salah sunnah malam lainnya juga di waktu ini.

Doa Sholat Istikhoroh
Setelah salam, dianjurkan untuk membaca doa setelah sholat istikhoroh. Berikut doanya:

“Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”

"Ya Allah, sesungguhnya, aku memohon kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kemampuan kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu dan aku memohon kepada-Mu dari anugerah-Mu yang Agung. Sesungguhnya, Engkau Mahakuasa sedang aku tidak kuasa, Engkau Mahatahu sedang aku tidak mengetahui, Engkaulah Dzat yang Maha Mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (menyebutkan persoalannya) adalah baik bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku, maka tentukanlah untukku, mudahkanlah jalannya dan berkahilah aku di dalamnya. Dan apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini adalah buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku dan akhir urusanku, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah diriku darinya, tentukanlah untukku

Keutamaan Sholat Istikhoroh
Adapun keutamaan sholat istikhoroh mampu menenangkan hati dan pikiran. Hal itu sesuai dengan yang terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 206 yang berbunyi:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ

Artinya:
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al-Baqarah : 116)

Rekomendasi