Didiagnosa Bipolar, Begini Cara Marshanda Menerima Kondisi Mentalnya

Marshanda juga sempat menjadi sorotan karena mengungkapkan dirinya mengidap gangguan kesehatan mental.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Didiagnosa Bipolar, Begini Cara Marshanda Menerima Kondisi Mentalnya
Marshanda. Instagram @marshanda99 ©2020 Merdeka.com

Marshanda dikenal sebagai salah satu mantan artis cilik yang masih berkarier di dunia entertainment hingga sekarang. Tidak hanya karier dan prestasinya saja yang diperbincangkan banyak orang, namun fakta-fakta kehidupannya juga.

Melalui banyak media dan akun sosial medianya, ia mengatakan bahwa dirinya mengidap bipolar disorder. Selain itu, ia juga sering berbagi tentang pengetahuan gangguan mental tersebut.

Banyak yang penasaran dengan cara Marshanda hidup dengan gangguan mental tersebut. Berikut kisahnya:

Tak Terima

Saat Marshanda berbincang dengan Ashanty di video yang diunggah di kanal Youtube Ngobrol Asix, ia berbicara tentang gangguan mentalnya. Dalam perbincangan tersebut, Marshanda juga bercerita tentang awal mula ia didiagnosa mengidap bipolar.

Saat pertama kali divonis mengidap bipolar, Marshanda tidak terima dan terus menyangkalnya. Penyangkalan itu terus berlangsung selama empat tahun.

"Pertama tahu kayak enggak mau terima, aku denial selama 4 tahun. Kayak 'apaan sih, masa aku sakit mental?'," jelas Marshanda.

Tidak Merasa

Selama empat tahun itu, Marshanda seperti tidak merasa mengidap gangguan mental. Segala aktivitas di dunia hiburan, ia lakukan seperti biasa.

"Aku syuting, aku happy dengan hidupku. Memang aku punya konflik dalam hidup tapi masa aku dibilang punya penyakit jiwa? Itu kan sesuatu yang wah. Aku enggak mau terima selama 4 tahun," ungkap Marshanda.

Keterbukaan Diri

Lama berselang, akhirnya Marshanda mulai membuka diri untuk mengakui bahwa ia mengidap gangguan mental. Marshanda mulai mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan dan mulai bisa mengendalikan emosinya.

"Lalu aku mulai open, saat belajar ilmu psikologi, ilmu konseling aku masuk kelas diploma hipnoterapi. Terus aku mulai deh nyemplung belajar bipolar disorder itu apa," ucapnya.

Rekomendasi